
KOTAKU, BALIKPAPAN-Gelombang pasang disertai fenomena alam angin selatan, membawa sampah yang larut dan teronggok di bibir Pantai Markoni Balikpapan.
Prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kecepatan angin selatan mencapai 10 Kilometer per jam, Minggu (25/6/2023), pukul 14.00 Wita.
Beragam jenis sampah terdampar di pantai. Mulai dari sampah plastik, botol minuman, styrofoam atau gabus sintetis dan kayu.
Tumpukan sampah di Pantai Markoni, telah terpantau sejak Rabu (21/6/2023).
Hal ini menjadi perhatian Pemerintahan Kota Balikpapan dan relawan serta masyarakat sekitar, untuk bersih-bersih Pantai Markoni, Minggu (25/6/2023).
Lurah Damai Kanti Suharjo mengatakan ada sekitar 200 orang yang bergerak untuk membersihkan kawasan bibir pantai.
Didukung Polairud Polda Kaltim, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas, LPM, kelompok masyarakat khususnya RT 1 dan RT 4 Kelurahan Damai, Relawan Garuda, Pemuda Pancasila, LKK, Komunitas Vespa Balikpapan dan lainnya.
“Kami minta bantuan peralatan dari DPU (Dinas Pekerjaan Umum, Red) Balikpapan berupa alat berat, kemudian dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan, Red),” ujar Kanti Suharjo, bersama Kasi Trantib Kecamatan Balikpapan Kota Iskandar Noor, yang menjadi koordinator lapangan bersih-bersih pantai.
Dari hasil kegiatan ini, personil gabungan mengumpulkan 150 polybag sampah.
Selanjutnya tumpukan sampah itu diangkut menggunakan armada operasional DLH Balikpapan menuju Tempat Pembuangan Akhir atau TPA. (*)



