Ekbis

Dari Balikpapan Bergulir ke Banjarmasin

Festival Ekonomi Syariah KTI 2019

Kepala KPw BI Balikpapan Bimo Epyanto bersama sejumlah wartawan media lokal saat video conference dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Herawanto terkait FESyar KTI 2019 di Banjarmasin (ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sukses sebagai tuan rumah Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) tahun 2018 lalu di Balikpapan, pelaksanaan kemudian bergulir ke Banjarmasin, Kalsel yang akan digelar 12-14 September 2019.

Dalam video conference dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Herawanto yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan menerangkan, meski masyarakat Kalsel didominasi umat Islam namun ekonomi dan keuangan syariah mengusung konsep yang inklusif bahkan secara aktif melibatkan masyarakat berbagai lapisan dalam pergerakan roda perekonomian.

“Kalsel salah satu titik penting pengembangan agama Islam, ketika berbicara ekonomi syariah maka akan berkaitan dengan perkembangan agama Islam tapi kegiatan ekonomi dan keuangan syariah bisa digunakan bagi semua golongan karena mengandung transparansi dan menerapkan cara bagi hasil dan berbagi risiko secara adil,” terangnya.

Melalui FESyar, ia pun mengajak seluruh masyarakat bergerak bersama ekonomi syariah.

FESyar digelar dalam rangka menggairahkan, memotret dan mengangkat ekonomi syariah sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap ekonomi berbasis syariah. FESyar pun menjadi salah satu langkah untuk mengembangkan ekonomi syariah secara serentak di seluruh Indonesia guna mendukung kemajuan ekonomi nasional. Kegiatan yang dipusatkan di Kalsel merupakan tahun ketiga setelah Balikpapan dan Makassar. Ada 19 provinsi dari berbagai wilayah di KTI yang akan memeriahkan kegiatan melibatkan KPw BI ditiap wilayah.

Dikatakannya, ada enam kegiatan utama FESyar KTI 2019 di Banjarmasin. Antara lain, seminar dan forum diskusi, training, kuliah umum dan talkshow, bedah buku, pentas dan lomba seni, pameran produk, business matching hingga tabligh akbar.

Dalam kesempatan yang sama, KPw BI Balikpapan Bimo Epyanto di kantornya mengatakan dalam rangka memeriahkan FESyar KTI di Kalsel, pihaknya akan membawa group nasyid dari Pondok Pesantren Asy-Syifa, wirausaha muda syariah Peyek Kampoeng Timur, lomba tari Islami yang akan diwakili oleh Jali Jali Entreprise serta pameran produk UMKM masing-masing dari Batik Tunjung Langit asal Paser dan Batik Anniera asal Balikpapan.

“Ada juga kegiatan Business Matching antara Pondok Pesantren Al Muttaqien Balikpapan dengan Pondok Pesantren Darussyafa’ah Babulu Darat, PPU. Kerja sama antar keduanya di bidang pangan khususnya kebutuhan beras, seragam santri, konstruksi bangunan pesantren dan perjalanan ibadah umrah, haji dan wisata religi,” sebutnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dilansir KPw BI Balikpapan, pelaksanaan FESyar di Balikpapan tahun 2018 lalu total transaksi dagang yang berhasil sebesar Rp 2,2 miliar dan Rp 1,7 triliun yang dihimpun melalui business matching. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top