Ekbis

Hingga September 2019, Salurkan Kredit Rp 3,150 Miliar

Cara Telkom Pacu Usaha Kecil

Manager CDC Telkom Witel Balikpapan Muhammad Masudi (tengah) usai penandatanganan penyaluran kredit modal kerja kepada salah seorang mitra binaan beberapa waktu lalu (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dukung kemajuan bisnis pelaku usaha mikro kecil dan menengah, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Balikpapan menyalurkan kredit modal kerja melalui program kemitraan. Periode Januari-September 2019 realisasi penyaluran mencapai Rp 3,150 miliar dengan total 75 mitra. “Targetnya sampai akhir tahun Rp 4,5 miliar,” kata Manager Community Development Center (CDC) Muhammad Masudi diamini General Manager (GM) Denny Aryanto saat dijumpai kotaku.co.id di kantornya Kamis (3/10/2019).

Sektor perdagangan mendominasi serapan penyaluran kredit. Dengan total Rp 1,45 miliar oleh 34 mitra. Disusul sektor jasa sebesar Rp 850 juta. Rupanya bukan kali pertama. Sebab sejak program bergulir, perdagangan acap menempati posisi teratas. Disusul jasa dan perkebunan.

Kredit modal kerja melalui program kemitraan ditujukan untuk meningkatkan usaha kecil para pelaku bisnis yang tergabung sebagai mitra binaan agar tangguh dan mandiri sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Biaya administrasi hanya 3 persen per tahun dari total pinjaman dengan masa angsuran 2-4 tahun. Penyaluran pinjaman digelar secara berkala tiap tiga bulanan. Diawali pendaftaran sebagai mitra melalui website, verifikasi data hingga survei.

Tak main-main, komitmen Telkom Witel Balikpapan untuk mendukung kemajuan bisnis pelaku usaha melalui dana kemitraan, bergulir sejak tahun 2002. Hingga kini total kredit yang sudah disalurkan sebesar Rp 64,3 miliar dengan total 2.410 mitra. Adapun wilayah kerja Witel Balikpapan meliputi Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Paser dan menjangkau Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Lanjut Masudi sapaan akrabnya menerangkan, memilih mitra yang baik menjadi tantangan tersendiri lantaran tidak mudah. Namun ia berharap populasi mitra baru terus tumbuh agar dana kemitraan Telkom merata dan kemajuan usaha para pelaku terjadi di semua sektor. “Dalam setiap penyaluran kredit selalu ada mitra binaan baru, ada juga mitra binaan eksisting,” pungkasnya. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top