Pilkada Balikpapan

Data Pendukung Calon Independen Disensus, KPU Akan Libatkan Ketua RT

Launching Pilkada Balikpapan 2020

launching Pilkada Balikpapan 2020 di DOME oleh KPU (foto:kotaku.co.id/run)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan resmi meluncurkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME), Rabu (9/10/2019).

“Setelah launching, nanti 26 (Oktober) kami akan menetapkan jumlah dukungan minimal untuk calon perseorangan,” kata Ketua KPU Kota Balikpapan Nur Toha dijumpai usai acara siang tadi. Dengan rumusan 8,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) terkini 464.114 atau sekira 39.450 dukungan minimal.

“Ketika diverifikasi bisa jadi ada dukungan ganda maka seyogyanya menyerahkan lebih dari itu,” serunya.

Selanjutnya, akhir Desember calon yang mendaftar lewat jalur independen mulai menyerahkan dokumen dukungan. Maret dilanjutkan dengan verifikasi administrasi kemudian uji kebenaran.

Dalam uji kebenaran, lanjut Nur Toha tidak lagi dalam bentuk pemeriksaan secara sampling melainkan menggunakan metode sensus. Yakni semua dukungan dikonfirmasi satu per satu. Itu untuk menghindari dukungan palsu. Karena menurut dia, memperoleh dukungan dalam jumlah banyak bukan perkara mudah.

“Jika ada dukungan yang dipalsukan maka wilayahnya menjadi pidana,” serunya. Untuk kasus tersebut, KPU hanya menyisihkan dan dianggap tidak memenuhi syarat. “Tapi jika ada pihak yang keberatan atas dukungan tersebut tentu akan jadi masalah,” celetuknya.

Disinggung pola konfirmasi dukungan satu per satu bakal menguras waktu lama termasuk banyak tenaga, Nur Toha mengaku akan melibatkan Ketua RT. “Sangat dimungkinkan mengkonfirmasi 40 ribu dukungan karena dalam aturan KPU bisa mengangkat ketua RT sebagai petugas verifikasi,” lugasnya.

Sejatinya yang bertugas melakukan verifikasi data dukungan calon jalur independen tak lain petugas PPS. Tetapi ketika akan mengangkat Ketua RT dilatarbelakangi banyaknya jumlah dukungan di lingkungan tersebut maka yang bersangkutan tidak boleh terlibat partai politik dan tidak terlibat dalam tim kampanye. “Syaratnya harus netral,” tegasnya.

Namun dia menegaskan, dukungan dari tiap RT juga tidak banyak bahkan ada di lingkungan RT yang tidak memberi dukungan.

Dalam launching Pilkada Balikpapan 2020, turut hadir Wali Kota HM Rizal Effendi, Ketua KPU Kaltim Rudiansyah, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi, komisioner KPU sejumlah daerah seperti Kutai Kartanegara, Aceh hingga Cilegon, unsur muspida, Ketua RT se-Kota Balikpapan, ormas, kalangan komunitas, akademisi, tokoh masyarakat dan masih banyak lagi. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top