Kaltim

BPJS Sempat Nunggak 2 Tahun, Gina Akhirnya Bisa Berobat ke RS

BERIKAN BANTUAN: TKSK Balikpapan Utara didampingi Ketua LPM dan Lurah Graha Indah serta FKPM, Karang Taruna, dan Ketua RT saat menyerahkan bantuan kepada Gina Safira. (kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dua tahun tak terbayarkan lantaran keadaan ekonomi, kini kartu BPJS Gina Safira (4) sudah dapat digunakan kembali. Aktifnya kartu kesehatan milik Gina, tak terlepas dari bantuan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Balikpapan Utara, Suwati Slamet, yang telah bersedia melunasi semua tunggakannya.

Suwati Slamet saat diwawancarai usai menyerahkan bantuan ke rumah Gina di RT 61 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Sabtu (3/11) kemarin, mengaku bahwa bantuan yang mereka sampaikan tidak terlepas dari bantuan Lurah Graha Indah Satrio Taufiq dan Ketua LPM Graha Indah Syarifuddin Oddang yang turut hadir menyerahkan bantuan bersama FKPM, Karang Taruna, dan Ketua RT setempat.

“TKSK bekerjasama dengan lurah dan seluruh pilar sosialnya langsung menyerahkan bantuan tadi (kemarin),” ujar Suwati.

Dikisahkannya, awalnya petugas TKSK yang bernaung di bawah Dinas Sosial itu, mendapat informasi tentang kehidupan Gina. Di mana tidak pernah dibawa ke rumah sakit untuk berobat oleh ibunya, Rina Nurhasanah (22). Rina membawa anaknya jika sakit hanya ke pengobatan tradisional saja.

“Setalah saya cek, ada BPJS mereka, tapi sudah tidak aktif lantaran tidak dibayarkan selama dua tahu. Saya baru paham kenapa tidak pernah dibawa berobat ke RS, tapi karena BPJS Kesehatan tidak aktif lagi,” terang Suwati.

Usai mengetahui kondisi itu, Suwati pun berusaha mencari jalan keluar. Dan dengan bantuan dari segenap usur kelurahan, tunggakan BPJS Gina pun akhirnya terbayarkan. Saat itu BPJS Gina masuk ke kelas satu.

“Jadi saat ini BPJS sudah aktif. Setelah dilunasi, saya pun berusaha merubah statusnya dari kelas satu ke kelas tiga. Dan untuk pembayaran selanjutnya, akan saya ajukan ke PBI yang anggarannya dari APBD tahun 2019,” ungkapnya.

Disadari Suwati, Rina sendiri tidak mampu membayar iuran BPJS lantaran tidak bekerja. Dan hanya bisa mengurus anaknya Guna dan Rizky yang masih berusia enam tahun. Sementara suaminya sudah lama pergi dan tidak pernah tahu entah ke mana.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat. Dan berharap ke depannya, kalau kedua anaknya sakit sudah bisa dibawa berobat ke rumah sakit,” pungkasnya. (CCD)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top