Peristiwa

Aniaya Korban hingga Tewas, Pelaku Mengaku Menyesal

DIAMANKAN: Tersangka kasus penganiayaan saat diamankan pihak kepolisian di Mapolres Balikpapan. (kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Tim Sat Rereskrim Polres Balikpapan sampai saat ini masih mendalami motif penganiayaan yang dilakukan HS (29) terhadap KS (36) hingga meninggal dunia di depan kos-kosan yang berada di Jalan Siaga, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, Sabtu (9/11/2019) malam kemarin.

“Informasinya, ketika adik ipar tersangka menghubunginya dan mengaku bahwa adiknya bersama laki-laki lain berada di kamar indekos. Dari laporan iparnya itu, pelaku langsung mendatangi lokasi kejadian dan menghajar korban hingga meninggal,” ujar Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Balikpapan Iptu Musjaya, Senin (11/11/2019).

Diceritakannya kembali, setelah mendapat informasi kejadian itu, Tim Beruang Hitam Sat Reskrim Polres pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku serta langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Di TKP, kami juga mengamankan sebilah badik yang dibawa oleh pelaku serta baju korban dengan bekas darah. Terkait dengan proses ini masih kami kembangkan,” tambahnya.

Sementara tersangka sendiri, mengaku menyesal atas kejadian itu. Dia mengaku tersulut emosi lantaran mendengar adik perempuan kesayangannya yang berstatus menikah bersama laki-laki lain. “Emosi saya, gak terima adik saya digituin karena dia punya suami. Lakinya lapor ke saya kalau adik saya berselingkuh dengan laki-laki lain,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku pun bakal dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas 10 tahun. (CCD)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top