Parlementaria

Himpun Aspirasi Juga Beri Bantuan Mesin Pemotong Rumput

Reses Anggota DPRD Balikpapan H Kamaruddin

H Kamaruddin saat memberi pandangan dalam agenda reses yang digelar Rabu (20/11/2019) malam (foto: kotaku.co.id/run)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Seperti sudah menjadi tradisi, PDAM selalu menjadi tuntutan warga dalam agenda reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan masa persidangan III tahun 2019. Tidak terkecuali reses yang digelar anggota Komisi IV H Kamaruddin di Kelurahan Baru Ulu, Rabu (20/11/2019).

Dalam reses tersebut, warga mengeluhkan sulitnya mendapat sambungan hingga sulitnya memperoleh pasokan air dari PDAM dengan berbagai kendala. Belum lagi persoalan drainase, bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran. Ada juga usulan penambahan fasilitas pendidikan hingga pusat kreatif yang dapat dijadikan destinasi wisata di Balikpapan Barat. Ada juga yang mengusulkan pembangunan rumah sakit umum. Hingga layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang lanjut usia ke rumah-rumah.

H Kamaruddin (kanan) saat menyerahkan bantuan mesin pemotong rumput bagi Forum RT (foto:kotaku.co.id/run)


Dua jam waktu yang diberikan benar-benar dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi. Terkait hujanan usulan, Kamaruddin memandang hal tersebut tergolong wajar karena merupakan kebutuhan warga. “Sebenarnya umum saja masalah yang disampaikan seperti pelebaran jalan dan tadi sudah dijawab lugas oleh dinas terkait yang hadir malam hari ini (Rabu, 20 November 2019) dan kami tentu saja di DPRD akan mengupayakan dan mengawal usulan-usulan dari masyarakat agar bisa terwujud dari jangan sampai tidak terealisasi karena masyarakat akan kecewa nantinya,” jelasnya usia kegiatan.

Secara akurasi anggota DPRD Kota Balikpapan dari Partai Nasdem ini mengatakan ada empat usulan yang menjadi prioritas. Beberapa di antaranya PDAM kemudian penambahan fasilitas pendidikan dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. “Kami akan mengawal semua usulan. Khususnya untuk PBI akan ada perluasan segmen, ya mudah-mudahan (terwujud) tahun 2021. Saya juga nggak bosan-bosan mengucapkan itu meskipun beberapa teman itu ada yang sangsi tapi saya bilang harus diwujudkan, paling tidak masyarakat Balikpapan yang kurang mampu bisa terakomodir,” ucapnya.

Infrastruktur di antaranya drainase di sejumlah daerah tertentu menjadi prioritas keempat. “Kemungkinan sudah ada anggaran didigelontorkan,” sambungnya. Mengenai usulan pemeriksaan kesehatan ke rumah-rumah bagi lansia ia menyebut, selama ini terkendala keterbatasan tenaga medis. “Pemerintah memang tidak menambah PNS tenaga medis tetapi program kerja dari hasil RDP (Rapat Dengar Pendapat, Red) Komisi IV dengan Dinas Kesehatan itu adalah meninjau kesehatan rumah-rumah dengan ambulans,” jelasnya.

Tak hanya menyerap aspirasi, reses yang digelar Rabu malam lalu juga dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa mesin pemotong rumput bagi Forum RT. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top