Corak

Ketemu Calon Investor Desalinasi hingga Belajar Manajemen Air

Wali Kota Balikpapan Ungkap Dibalik Kunjungan ke Spanyol Bersama Dirut PDAM

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat menyampaikan tanggapan dalam Rapat Paripurna Senin (25/11/2019) (foto:kotaku.co.id/run)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Di tengah tajamnya sorotan kinerja PDAM Tirta Balikpapan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan bahkan layanannya banyak dikeluhkan warga yang disampaikan dalam reses masa persidangan III tahun 2019, di saat yang sama, beredar kabar Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi beserta Direktur Umum PDAM Haidir Effendi ke Spanyol.

Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Rizal tidak membenarkannya. “Ke Spanyol undangan kongres dan Expo Smartcity se-dunia, banyak hal yang ditampilkan khususnya teknologi baru mengenai transportasi dan manajemen air, lingkungan dan pemerintahan,” tuturnya menjelaskan ditemui usai mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan pandangan akhir fraksi tentang nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2020, Senin (25/11/2019).

Lebih dari itu lanjut dia menerangkan, pemerintahan Spanyol melalui perdagangannya juga menceritakan tentang desalinasi tentang air laut. Sejurus dengan itu ia mengaku ada sejumlah investor Spanyol yang tertarik. “Sehingga Dirut PDAM dibawa untuk menjelaskan nanti akan kami lihat tindak lanjutnya,” ujarnya kemudian. Menurut Wikipedia, desalinasi adalah proses yang menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan air yang dapat dikonsumsi.

Dikatakannya hal itu sejalan dengan rencana desalinasi perdana yang mulai dilakukan lelang pekan depan. Disebutkan ia dipertemukan dengan enam hingga tujuh calon investor asal Spanyol yang tertarik dengan program tersebut. “Mereka minta data rinci sebagai gambaran, apakah Visibel atau tidak. Tapi memang mereka tertarik betul tentang desalinasi,” seru Rizal.

Di samping itu, sambung Rizal, kehadirannya di ajang tersebut juga untuk mempelajari manajemen air. “Bagaimana mengontrol kehilangan air sehingga losses tidak terlalu besar,” imbuhnya.

Saat ditanya tidak adanya unsur DPRD Kota Balikpapan yang memiliki fungsi pengawas, yang turut serta dalam ajang tersebut ia pun tidak menampiknya. “Tidak karena itu hanya pemerintah daerah,” pungkasnya. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top