Parlementaria

Reses, Subari Soroti Dunia Pendidikan dan Kesehatan

Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKS Subari (baju putih) saat reses Sabtu (23/11/2019) (foto:kotaku.co.id/qis)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pendidikan, kesehatan serta distribusi air bersih menjadi permasalahan yang paling banyak dikeluhkan warga dalam reses yang digelar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan dari Fraksi PKS Subari di kawasan Pasar Sore Batakan, Balikpapan Timur, Sabtu (23/11/2019). Dari semua aspirasi yang diajukan warga kepada para wakil rakyat tersebut diharapkan dapat menjawab keresahan selama ini. “Kenapa daerah timur khususnya wilayah pasar sore seperti didiskriminasikan terutama soal pendidikan dan kesehatan,” kata Subari dengan nada tinggi.

Ya, dunia pendidikan menjadi bahasan pertama yang menjadi keresahan warga dan itu terjadi setiap tahunnya. Utamaanya saat penerimaan siswa baru periode tahun ajaran baru. “Lagi-lagi mengapa masih ada saja sekolah yang tidak menerima siswa dari lingkungan sekitar dengan alasan kuota habis atau kelas penuh,” ucap Subari dengan nada kesal. Juga penjualan buku dan LKS secara legal kepada murid. Terkait itu perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Yuni menyatakan bahwa pembagian buku untuk sekolah sekolah digratiskwn dan tidak diperjual belikan.
“Kami akan melakukan sidak ean menegur langsung kepada pihak sekolah terutama guru kelas yang ketahuan memperjual belikan,” ancam Subari.

Permasalahan berikutnya yang dikeluhkan warga dari bidang kesehatan. Masyarakat daerah pasar sore sering mendapatkan perlakuan kurang mengenakan dari pelayanan kesehatan mengenai status kelas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Menurut pengakuan warga, kebanyakan pengguna kartu BPJS kelas 3 sering tidak mendapatkan ruangan dan diminta tambahan biaya buat ruangan kelas 1 atau kelas 2 seperti pasien yang tidak dianggap dan lama mendapatkan tindakan. “Saya sudah koordinasi dengan pak Sabbarudin (anggota DPRD Kota Balikpapan Fraksi Partai Gerindra Dapil Timur, Red) dan Ibu Suriani (anggota DPRD Fraksi Golkar Dapil Balikpapan Timur, Red) untuk segera mengajukan permohonan pembangunan rumah sakit daerah bagian Balikpapan Timur,” ucapnya sekaligus menutup Reses pada pukul 22.00 wita. Dalam acara tersebut turut dihadiri pejabat setempat dan instansi terkait. Sebelum menutup kegiatan, Subari lebih dulu menjelaskan makna Reses dan musrembang di DPRD. Agar masyarakat paham apa saja kegiatan yang dilaksanakan oleh wakil rakyat. (qis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top