Metro

Lestarikan Budaya Lokal, Pertunjukan Wayang Kulit Kembali Digelar di Balikpapan

Bupati Nganjuk Dijadwalkan Hadir

RAPAT PANITIA: Pengurus paguyuban Sarujuk dan panitia pewayangan menggelar rapat mengenai acara pagelaran wayang kulit yang akan mereka adakan di rumah ketua panitia Yunus di Perum Korpri RT 07 Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, kemarin. (kotaku.co.id/ccd)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Demi melestarikan budaya lokal, paguyuban Sarujuk Balikpapan kembali menggelar pertunjukan wayang kulit yang dibawakan dalang cilik maupun dalang terbaik tingkat nasional di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan Selatan, Sabtu (30/11) pukul 20.00 Wita.

Humas panitia wayangan, Gatut Adjiseno SH saat diwawancarai, mengatakan kegiatan budaya yang mereka langsungkan juga akan langsung dihadiri Bupati Nganjuk H Novi Rahman Hidayat Ssos MM dan 18 kepala dinas di lingkungan Kabupaten Nganjuk serta empat pelaku UMKM.

“Kegiatan budaya yang kami laksanakan ini akan dihadiri Bupati Nganjuk. Di mana pak bupati datang khusus untuk menemui warganya yang ada di Balikpapan yang bernaung dalam kerukunan warga Nganjuk bernama Sarujuk. Kunjungan ini adalah kunjungan kedua pak bupati selama menjabat,” ujar Gatut didampingi ketua umum Sarujuk Drs Agus Subiyatmo Spd Msi.

Sementara ketua panitia wayangan, Yunus menuturkan, dalam kegiatan yang mereka gelar ini khusus menampilkan wayang kulit untuk melestarikan kearifan lokal. Menjaga nilai budaya lokal dalam bingkai Nusantara. Serta tidak membeda-bedakan suku agama ras maupun antar golongan masing-masing.

“Warga Balikpapan tidak membeda-bedakan SARA dan kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk menonton wayang bersama-sama demi mempererat silaturahmi dan kebersamaan sesama anak bangsa,” ungkapnya.

Ditambahkannya lagi, saat pagelaran, panitia pelaksana juga menyediakan makanan khas Nganjuk yakni nasi pecel sebanyak 3500 pincuk. Nasi tersebut diberikan secara gratis kepada warga Sarujuk maupun penikmat wayang yang ada di Balikpapan. Oleh karena keterbatasan kesedian itu, warga pun diminta datang lebih awal.

“Kami mengajak warga Sarujuk yang ada di Balikpapan dan sekitarnya untuk sama-sama menonton wayang kulit. Begitu juga dengan penikmat wayang, kami mengundang agar sama-sama menyaksikan sambil menjaga silaturahmi bersama,” pungkasnya. (CCD)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top