Parlementaria

Berguru ke DPRD Balikpapan, Konsultasikan Peran Bamus

Dari Kunjungan DPRD Trenggalek

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan H Alwi Al Qadri (kiri) menerima cendramata dari Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Syamsul Anam usai pertemuan, Rabu (15/1/2020) (foto: kotaku.co.id/run)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus memperkaya materi persidangan satu tahun ke depan, pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek yang tergabung dalam Badan Musyawarah (Bamus), berguru ke DPRD Kota Balikpapan.

“Kami mencoba untuk belajar ke Balikpapan terkait Bamus. Musyawarah itu berdasarkan banyak hal sehingga perlu kajian untuk analisa dan bagaimanapun Bamus merupakan ruh dari sebuah alat kelengkapan DPRD untuk persidangan berikutnya dan jadwal kedewanan di Kabupaten Trenggalek,” jelas Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Syamsul Anam ditemui usai kunjungannya, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, penting untuk menggali informasi tersebut mengingat banyak persoalan yang bisa diputuskan oleh Bamus.

“Kami juga belajar substansi Bamus apakah tiap bulan, triwulan atau satu tahun. Apalagi kami baru saja menyusun rencana kerja di DPRD sehingga bagaimana implementasi ke Bamus untuk kemudian dijabarkan dalam kegiatan di DPRD,” serunya.

(ki-ka): Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Amin Hidayat, Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Syamsul Anam, Kabag Umum DPRD Kota Balikpapan Makmur dan Kabag Humas dan Protokol Yoseph Gunawan dalam kunjungan Bamus DPRD Kabupaten Trenggalek (foto:kotaku.co.id/run)

Selain Balikpapan, ia juga mengunjungi Kota Samarinda untuk mengkonsultasikan hal serupa.

Adapun rombongan yang terdiri 23 anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, diterima dengan hangat oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan H Alwi Al Qadri, anggota Komisi III Amin Hidayat, Kepala Bagian Umum Makmur dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Yoseph Gunawan.

Selain memberi berbagai informasi yang dibutuhkan, Alwi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk kerajinan khas daerah dan makanan yang cocok dijadikan cendramata bagi kerabat sesampainya di daerah. Dengan mengajak rombongan wisata belanja ke Pasar Inpres Kebun Sayur. “Ada amplang, batu akik, aneka aksesoris, kain dengan motif khas Kalimantan. Semua tersedia di Pasar Inpres Kebun Sayur, jadi dari sini, rombongan bisa langsung berbelanja ke sana,” serunya berpromosi. Sebab dengan berwisata belanja, akan menghasilkan efek langsung bagi bisnis dan perekonomian Kota Balikpapan.

Sebaliknya, Alwi berharap, anggota DPRD Kota Balikpapan juga berkesempatan melakukan studi banding ke Trenggalek. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top