Peristiwa

Dugaan Kasus Penipuan, Heru Bambang: Tunggu Hasil Persidangan

ANALISIS: Pengamat politik yang juga sebagai Ketua Forum Komunikasi Pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia (FORKOMPINRI), Simon Pella didampingi sekretaris, Cindi Woro saat memberikan keterangan. (kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pasca pemberitaan dugaan penipuan yang menerpa mantan Wakil Walikota Balikpapan, Heru Bambang, tampak menanggapinya dengan santai. Oleh karena itu, dia pun menyarankan supaya menunggu hasil persidangan, hingga terbukti siapa yang salah maupun yang benar.

Diceritakannya, kasus yang saat ini sedang bergulir di Pengadilan Negeri Balikpapan itu, terjadi pada tahun 2017 yang lalu. Di mana berkaitan dengan usaha jual beli tambang batu bara yang di dalamnya ada tiga pihak.

“Saya hanya sebatas penghubung. Ketika transaksi usaha jual beli batal, saya mengembalikan fee tersebut dengan bukti notaris. Jadi jangan digoreng dan dipelintir dulu kasus ini, saya tahu ini tahun politik, toh, saya juga tidak maju,” candanya.

Heru juga menambahkan, menurut informasi yang dia dapat, pelapor tidak melaporkannya, melainkan melapor si penjual. Hal itu dikarenakan bahwa Heru sudah mengembalikan fee karena transaksi jual beli sudah batal.

Sementara itu, pengamat politik yang juga sebagai Ketua Forum Komunikasi Pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia (FORKOMPINRI), Simon Pella didampingi sekretaris, Cindi Woro berpendapat, pemindahan ibu kota negara, juga mempengaruhi tensi politik di Balikpapan selaku kota penyangga.

“Saya rasa mungkin karena Pak Heru calon yang akan maju, jadi digoreng. Suasana bisa menjadi panas karena beliau memiliki basis massa yang besar, mari kita sama-sama menjaga kondusifitas,” ungkapnya.

Diketahui, Heru Bambang mejalani persidangan di PN Balikpapan, Rabu (22/1/2020) siang kemarin. Informasi yang didapat, sidang ini berkaitan dengan dugaan kasus penipuan yang menerpa mantan wakil walikota Balikpapan itu beberapa tahun yang lalu. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top