Ekbis

Yuk, Ikut Sensus Penduduk secara Online, Kapan Pun di Mana Saja, Siapkan NIK dan KK

Achmad Zaini

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sebagian aspek kehidupan masyarakat sudah bertransformasi ke arah digital. Tidak terkecuali urusan Sensus Penduduk. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan saat ini juga tengah gencar mensosialisasikan Sensus Penduduk tahun 2020 berbasis online. Menyasar berbagai elemen masyarakat. Mulai pemasangan baliho dan banner di sejumlah titik dan seluruh instansi pemerintahan. Sosialisasi di tujuh kampus dan seluruh SMA maupun SMK se-Kota Balikpapan. Bahkan menggelar lomba kampanye Sensus Penduduk secara online di media sosial berhadiah menarik. “Sensus Penduduk secara online akan dimulai 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020,” kata Kepala BPS Kota Balikpapan Achmad Zaini dijumpai sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, Selasa (28/1/2020).

Sensus Penduduk tahun 2020 merupakan pelaksanaan tahun ketujuh. Pendataan meliputi jumlah¬†penduduk, etnis, agama, pekerjaan, perekonomian dan lainnya. Khusus tahun ini, metode sensus yang digalakkan yakni versi online dengan mengakses laman sensus.bps.go.id. Akan tetapi, pihaknya juga tetap melakukan pendataan secara manual yakni door to door. Yang akan digelar 1-31 Juli 2020. “Meski manual, petugas akan menginput data setiap warga yang dikunjungi, akan langsung ke laman tersebut menggunakan gadget. Tidak paperless lagi,” serunya. Adanya sensus secara manual untuk mengantisipasi warga yang belum menggunakan smartphone. Atau, menggunakan smartphone tetapi tidak fasih melakukan pengisian data. Dan juga untuk mengakomodir wilayah yang terjangkau jaringan telekomunikasi yang memadai.

Dia menjelaskan, sosialisasi secara masif dilakukan sejalan dengan target yang dibebankan yakni sebanyak 30 persen yang mengikuti Sensus Penduduk secara online. Namun ia optimis jumlah itu akan terlampaui. “Karena di Balikpapan presentase pengguna seluler mencapai 86 persen dari total rumah tangga. 80 persen di antaranya telepon seluler yang digunakan merupakan milik sendiri. Sebab dari total jumlah pengguna itu, di antaranya ada anak-anak yang menggunakan handphone milik orang tuanya,” serunya kemudian.

Lanjut Zaini sapaan akrabnya menerangkan, untuk mengikuti Sensus Penduduk secara daring, warga cukup menyiapkan nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga. Selanjutnya mengisi 21 pertanyaan yang tersedia. Sedangkan dalam pengisian, dapat dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga.

“Harapan kami masyarakat melakukan pengisian secara perseorangan atau masing-masing agar masyarakat peduli dengan data pribadi. Karena setiap data pribadi biasanya mengalami perubahan, seperti status perkawinan dan lainnya,” pungkasnya. (run)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top