Metro

Baru Pertama Ikut Sensus Penduduk Online, Wali Kota Balikpapan Didampingi BPS

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi (dua, kiri) dan Kepala BPS Kota Balikpapan Achmad Zaini (empat, kanan) foto bersama usai pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 secara online di rumah dinas (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sensus Penduduk 2020 versi online sudah dimulai. Menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Penduduk, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan mendampingi Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi melakukan pengisian data di rumah dinas, Sabtu (15/2/2020). “Karena pertama jadi gagap (bingung, Red). Maka perlu banyak sosialisasi,” kata Rizal usai mengisi data diri.

Sensus Penduduk berupa pendataan jumlah penduduk, etnis, agama, pekerjaan, perekonomian dan lainnya. Tahun 2020 merupakan pelaksanaan ketujuh sejak 1961. Khusus tahun ini, BPS menggalakkan metode Sensus Penduduk versi online dengan mengakses sensus.bps.go.id. Akan tetapi, pihaknya juga tetap melakukan pendataan secara manual yakni door to door. Yang akan digelar 1-31 Juli 2020. Adanya Sensus secara manual untuk mengantisipasi warga yang belum menggunakan smartphone. Atau, menggunakan smartphone tetapi tidak fasih melakukan pengisian data. Dan juga untuk mengakomodir wilayah yang terjangkau jaringan telekomunikasi yang memadai. Meski manual, petugas akan menginput data setiap warga yang dikunjungi langsung ke laman tersebut menggunakan perangkat yang disediakan.

“Supaya lancar, masyarakat siapkan data yang dibutuhkan sebelum melakukan pengisian seperti KK (Kartu Keluarga, Red), KTP dan buku nikah. Juga memahami jenis pekerjaan,” sambungnya. Menurut Rizal, Sensus Penduduk penting. Itu sesuai dengan misi menuju Indonesia Satu Data. Bahkan, tidak hanya di Indonesia, pencatatan data penduduk juga dilakukan di sejumlah negara. “Ada 50 negara,” sebutnya.

Ia berharap, ada banyak relawan yang membantu masyarakat mengisi data diri. Utamanya versi online. Orang nomor satu di Kota Balikpapan juga mendorong adanya pemandu pengisian data yang ditempatkan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Itu karena setiap harinya ada sekira 300 warga yang mengurus data pribadi. Mulai kartu identitas, akte kelahiran, surat pindah dan lain. Rizal mengimbau seluruh warga pro aktif mengikuti Sensus Penduduk 2020. “Karena itu merupakan parameter demokrasi. Kami akan mengingatkan para lurah dan camat untuk mendorong warganya aktif melakukan Sensus Penduduk,” tuturnya ramah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Kota Balikpapan Achmad Zaini mengatakan, sekira 45 menit waktu yang dihabiskan Rizal Effendi dalam memasukkan data diri. “Karena terkendala salah satu anggota keluarganya yang berada di luar daerah. Harus mengkonfirmasi lingkungan tempat berdomisili dan lainnya,” jelasnya.

Idealnya, menurut Zaini, setiap satu orang membutuhkan waktu tidak kurang lima menit. “Kalau data siap,” imbuhnya.

Lanjut Zaini menerangkan, Wali Kota Balikpapan merupakan orang pertama yang ia beri pendampingan. Tapi bukan berarti orang pertama yang mengikuti Sensus Penduduk 2020 secara online. “Karena website pengisian dibuka sejak 24.00 tadi malam (Sabtu, 15 Februari 2020, Red),” paparnya kemudian.

Adapun warga yang melakukan pengisian dapat dipantau setiap saat alias real time. Nantinya, wilayah yang kurang aktif mengikuti Sensus Penduduk 2020, dengan mudah terpantau. “Selanjutnya akan kami laporkan ke masing-masing kepala daerah agar mengimbau warganya untuk aktif,” tutupnya.

Zaini menaruh harap, tingkat kepesertaan Sensus Penduduk 2020 secara online di Balikpapan cukup tinggi. “Target yang diberikan nasional untuk Balikpapan, 30 persen tapi kami optimis lebih dari itu,” celetuknya. Apalagi jumlah pengguna seluler di Kota Balikpapan mencapai 86 persen dari total rumah tangga. 80 persen di antaranya, telepon seluler yang digunakan merupakan milik sendiri. Sebab dari total jumlah pengguna, ada anak-anak yang menggunakan handphone milik orang tuanya. Itu masih ditambah dengan dukungan jaringan telekomunikasi di seluruh area yang cukup memadai.

Saat pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 Wali Kota Balikpapan, turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Balikpapan H Sutadi, Plt Kepala Dinas Dukcapil Hasbullah Helmi, Lurah Sepinggan Raya Arifuddin dan petugas pencacah BPS Kota Balikpapan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top