Parlementaria

Dear Warga, Tahun 2021 Kelurahan Baru Ilir Punya Gedung Serbaguna

Dari Alih Fungsi Tempat Pemilihan Sampah di Jalan Kilat

Kabid Kebersihan DLH Kota Balikpapan Subardiyono saat penandatanganan kesepakatan alih fungsi tempat pemilahan sampah Jalan Kilat disaksikan anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Taufik Qulrahman di ruang kerjanya (foto: kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Kabar gembira bagi warga Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat karena bakal hadir fasilitas baru yang akan mengakomodir kebutuhan berupa gedung serbaguna di kawasan Jalan Kilat hasil alih fungsi tempat pemilihan sampah yang resmi ditutup 4 Februari 2020.

“Hari ini sudah disetujui dan disepakati. InsaAllah akan segera direalisasikan dan rampung tahun 2021,” kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Taufik Qulrahman usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan dinas terkait, Rabu (19/2/2020). Masing-masing Dinas Pekerjaan Umum (PU), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat Balikpapan Barat M Arif Fadillah dan Lurah Baru Ilir Heru BS.

RDP dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri diikuti sejumlah anggota. Masing-masing Taufik Qulrahman, Fadillah dan H Danang Eko Susanto.

Memutar ingatan, semula gedung tersebut merupakan Pos Pemadam Kebakaran Balikpapan Barat yang kemudian pindah di area yang lebih luas masih di lingkungan yang sama yakni Baru Ilir. Tepatnya di sebelah Plaza Kebun Sayur. Selang beberapa waktu, eks Pos Pemadam Kebakaran difungsikan sebagai tempat pemilahan sampah. Dalam perjalanannya, keberadaan tempat pemilahan sampah dikeluhkan warga. Tidak terkecuali Puskesmas Baru Ilir yang berjarak cukup dekat dipisah jalan. “Kelasnya enggak bisa naik. Yang lainnya bisa melayani 24 jam, sedangkan Puskesmas Baru Ilir sampai siang hari saja,” ungkapnya.

Secara akurasi ia menyebut, untuk mendukung fungsinya sebagai gedung serbaguna, akan ada sentuhan renovasi. Sementara pemanfaatannya bersifat beragam. Sebagian area dijadikan pusat kuliner dalam rangka mengakomodir kegiatan usaha warga sekitar, kemudian ruang serbaguna yang kelak akan dikomersilkan dan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah hingga ruang kerja bagi Karang Taruna termasuk LPM Baru Ilir yang kabarnya selama ini tidak memiliki fasilitas ruangan untuk beraktivitas. “Nantinya gedung akan dikelola Kelurahan Baru Ilir,” sebutnya.

Lanjut dia menerangkan, tidak butuh waktu lama untuk mewujudkan keinginan masyarakat setempat. “Kalau diperjuangkan sungguh-sungguh tidak butuh waktu lama,” lugasnya kemudian. Ia pun bertekad mengawal pembangunan hingga gedung serbaguna terwujud. “Kebetulan saya di Banggar (Badan Anggaran, Red), saya akan kawal terus,” tegas Taufik.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Subardiyono tak menampik adanya keinginan warga agar tempat pemilahan sampah direlokasi. “Karena ini kepentingan masyarakat luas maka DLH menutup TPS tersebut,” jawabnya. Selanjutnya, masyarakat setempat diimbau melakukan pemilahan ditingkat rumah tangga dan membuang sampah ke TPS samping Lapangan Foni atau belakang Pasar Pandansari. “Jadi sampah harus terpilah dari rumah baru kemudian dibuang ke TPS,” tuturnya mengingatkan. Sejurus dengan itu, pihaknya berharap adanya tempat pemilahan pengganti. Pasalnya, setiap hari sekira 2-3 ton sampah yang diolah di tempat pemilahan sebelumnya baru kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Manggar. TPS Pandansari dianggap paling ideal karena areanya yang cukup luas. “Selain itu juga masih di kawasan yang sama yakni Balikpapan Barat,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top