Metro

Gali Pengelolaan Sampah dan Lingkungan, KKTP Sabah Kunjungan ke Balikpapan

ki-ka: Timbalan Setia Usaha Tetap KKTP Stanly Chong, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi dan Konsul Muda Fungsi Ekonomi KJRI Kota Kinabalu Sartono dalam kunjungannya di balaikota (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dianggap sebagai titik utama perkembangan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia yang baru, Kementerian Kerajaan Tempatan dan Perumahan (KKTP) Sabah, Malaysia melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Balikpapan, Selasa (18/2/2020). Apalagi Balikpapan sebagai kota yang terkenal bersih. “Kota Balikpapan juga dikenal sebagai kota hijau dan terkenal dengan terobosan penanggulangan sampah di Asia,” kata Timbalan Setia Usaha Tetap KKTP Stanly Chong dalam kunjungannya di balaikota. Sehingga penting baginya untuk menggali upaya yang dilakukan pemerintah kota dalam menjaga lingkungan. Utamanya pengelolaan sampah. Terlebih kini Balikpapan sudah menerapkan program bebas kantong plastik dan pengurangan botol plastik. Itu terbukti dengan adanya bus sekolah yang pembayarannya menggunakan sampah plastik. Selain itu juga, Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Manggar 18 Desember 2019 lalu. Itu sekaligus menjadikan Kota Balikpapan terbaik se Indonesia.

Di sisi lain, dengan adanya perpindahan IKN, antusias berbagai pihak dari Sabah cukup tinggi untuk datang ke Kaltim. “Dalam rangka perkenalan dan belajar hal-hal yang bisa dilakukan untuk menjalin hubungan kerja sama di antara kedua negara,” imbuh Konsul Muda Fungsi Ekonomi KJRI Kota Kinabalu Sartono.

Dalam kunjungannya, Stanly Chong beserta 22 orang tergabung dalam rombongan diterima langsung oleh Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi.

Dikatakannya, kunjungan tersebut tindak lanjut dari lawatan yang dilakukan Ketua Menteri Sabah akhir September 2019.

Seperti diketahui, Kota Balikpapan dengan Negeri Sabah secara geografis cukup dekat sehingga penting untuk dimanfaatkan dengan baik. “Perkembangan perekonomian khususnya Balikpapan mencapai 10 persen lebih dengan adanya IKN yang baru,” terang Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi.

Secara akurasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Suryanto menambahkan, Balikpapan merupakan kota yang beruntung karena ditetapkan oleh pemerintah pusat khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pengolahan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3 R). (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top