Corak

STT Migas Balikpapan Membuka Mata Menuju IKN

(ki-ka) Ketua HMTP STT Migas Balikpapan Flourencia Dwi Aresti Sirappa, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi, Staf Ahli Bagian Gubernur Kaltim Bagian Polhukam Arih Frananta Filifus Sembiring dan Ketua Lembaga STT Migas Lukman saat membuka acara Dies Natalis 17 TH ditandai dengan pemukulan gong (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTP) Sekolah Teknik Teknologi (STT) Migas Balikpapan menyambut antusias pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Hal itu tercermin dalam peringatan Dies Natalis ke 17 di Ballroom HER Hotel Balikpapan, Sabtu ( 22/02/2020) dengan tema Kaltim Membuka Mata untuk IKN di Masa Mendatang. “Kami sebagai mahasiswa berharap dengan penuh optimis bahwa pemindahan IKN ke Kaltim merupakan rahmat untuk masyarakat Balikpapan sehingga kesejahteraan di Kalimantan dapat meningkat di berbagai daerah,” ujar Ketua HMTP STT Migas Balikpapan Flourencia Dwi Aresti Sirappa.

Dies Natalis pun diharapkan dapat menjadi sebuah sarana yang mampu mengakomodir aspirasi dan pertukaran gagasan antar berbagai elemen secara objektif dan konprensif. Adapun mahasiswa dan mahasiswi sebagai rekan berpikir dalam membangun Indonesia yang maju serta Kota Balikpapan berdaulat.

“Dengan adanya IKN, SDM (Sumber Daya Manusia, Red) juga harus dipersiapkan, itu merupakan tugas dan tanggung jawab yang penting untuk instansi pendidikan dan tentunya didukung oleh pemerintah,” imbuh Ketua Lembaga STT Migas Lukman.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi mengatakan pembangunan IKN ditanganin Badan Otoritas, selanjutnya akan dibentuk provinsi khusus seperti Jakarta. “Seluruh kegiatan persiapan IKN di Balikpapan. Semua ini anugrah terindah yang diterima Kaltim, bukan hanya Minyak dan Gas (Migas), kayu, batubara tetapi juga penetapan IKN, lanjutnya,” jelasnya.

Setali tiga uang, Staf Ahli Gubernur Kaltim Bagian Polhukam Arih Frananta Filifus Sembiring yang turut hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan tanah Kaltim bukan gambut. Itu menjadi salah satu kunci Kaltim terpilih menjadi IKN. “Kaltim merupakan devisa terbesar di Indonesia. Satu tahun hasil sumber daya alamnya bisa membangun IKN. Semoga melalui kegiatan ini bisa mendapatkan pengetahuan atau gambaran ke depannya. Jadikanlah kampus ini unggulan dan siap bersaing dalam tatanan nasional dan internasional,” serunya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan STT Migas Balikpapan Lauhil Mahfudz, Wakil Ketua III bidang Kemahasiswaan STT Migas Balikpapan Hamazir, Wakil Ketua I bidang Akademik STT Migas Balikpapan Bambang Sugeng, Ketua Program Studi S1 Teknik Perminyakan STT Migas Balikpapan Abdi Suprayitno, Dosen STT Migas Balikpapan, Alumni STT Migas, mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi se Kota Balikpapan, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Kota Balikpapan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top