Corak

Sambut IKN, BLKI Balikpapan Jamin Kompetensi Alumninya

(Ki-ka) Kepala UPTD BLKI Balikpapan Suhartono (dua, kanan) Camat Balikpapan Selatan Muhammad Idris (tiga, kanan) foto bersama staf BLKI dan peserta pelatihan jurusan SMAW 3G di sela pembukaan (foto:kotaku.co.id/qis)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Menyambut perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim, Balikpapan sebagai kota penyangga getol mempersiapkan diri. Salah satunya mencetak sumber daya manusia (SDM) handal agar mampu bersaing menghadapi tantangan dunia kerja melalui Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Balikpapan.

“Permintaan tenaga lulusan BLKI sejak pertengahan tahun kemarin (2019, Red) sangat tinggi, yang artinya anak didik kami sudah mampu bersaing dengan pekerja lain di perusahaan walaupun jenjangnya masih jauh tapi kami yakin bahwa dalam penerapannya akan semakin baik,” papar Kepala BLKI Kota Balikpapan Suhartono dijumpai di sela pembukaan pelatihan berbasis kompetensi, Selasa (25/2/2020). Ya, BLKI Balikpapan berperan aktif memfasilitasi masyarakat untuk mengikuti pelatihan dan keterampilan. Terbuka bagi siapa saja yang memiliki bakat untuk diasah agar lebih kompeten dan profesional. Tanpa dipungut biaya.

Disebutkan, tahun 2020, sebanyak 18 paket pelatihan yang digelar didanai APBN dan 10 paket pelatihan yang dibiayai APBD.

Penyematan kartu tanda peserta secara simbolis (foto:kotaku.co.id/qis)

Khusus Febuari 2020 sebanyak 80 peserta yang mengikuti pelatihan meliputi bidang Shield Metal Arc Welding (SMAW 3G) atau Las, kejuruan menjahit, otomasi listrik industri, kejuruan membuat roti dan kue. Masing-masing paket berisi 16 peserta dengan durasi satu bulan masa pelatihan. “Lulusan tehnik las paling banyak dibutuhkan oleh perusahaan jadi kemungkinan ke depannya akan ada penambahan jumlah kuota,” gebunya. Sebagai tambahan, BLKI Balikpapan juga memberikan fasilitas di antaranya modul pelatihan, makan siang, seragam dan uang transport.

Suhartono berharap BLKI tidak sekadar mencetak lulusan tenaga kerja yang berkompeten tetapi eksistensi tetap terjaga menyusul reputasinya yang diklaim baik di mata perusahaan hingga pengusaha. Tak hanya di Balikpapan tapi juga hingga luar Kalimantan. Saat ini Kaltimtara didukung lima unit BLKI. Masing-masing di Balikpapan, Bontang, Samarinda, Paser dan Kutai Timur.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Balikpapan Selatan Muhammad Idris mewakili pemerintah kota berpesan, peserta dapat mengikuti kegiatan dengan seksama. (tanamkan) Kejujuran kemudian tingkatkan etos kerja karena semua itu menjadi prinsip dasar dalam menjalankan pekerjaan,” pukaunya.

Di antara peserta yang hadir, Samsul Bahri, lulusan SMAN 5 Penajam Paser Utara (PPU) mengaku mendapatkan informasi pelatihan dari media sosial Instagram. Keterampilan yang diincar yakni otomasi listrik industri. “Saya mencari jenjang pendidikan yang bisa langsung bekerja. Di sini tidak memakan waktu lama seperti di universitas,” seru Samsul.

Masih dalam suasana yang sama, Irawati, warga Kariangau ini tak kalah antusias. Ia mengambil jurusan menjahit. “Saya sebelumnya sudah pernah kursus tapi masih kurang ilmunya,” candanya tersenyum ramah. Setelah mengikuti pelatihan, ia pun memantapkan diri untuk membuka jasa jahit skala rumahan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top