Corak

Dalami Pengetahuan Akuntansi Syariah, MGMP Keuangan Balikpapan Gelar Pelatihan bagi 34 Guru SMK

Dosen Universitas Balikpapan Dr Rihfenti Ernayani, SE M.AK (jilbab biru) bersama peserta workshop yakni para guru akuntansi yang tergabung dalam MGMP Keuangan Kota Balikpapan (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Perdalam pemahaman, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Keuangan Kota Balikpapan menggelar Workshop Akuntansi Syariah dengan tema Penerapan Akuntansi Syariah dalam Dunia Pendidikan Tingkat SMK yang digelar di SMKN 2, Jum’at (28/02/2020). Kegiatan diikuti 34 tenaga pengajar dari 12 SMK se-Kota Balikpapan. Menghadirkan Dosen Universitas Balikpapan Dr Rihfenti Ernayani, SE M.AK sebagai pemateri.

“Pelatihan ini, salah satu bagian dari sosialisasi perbankan syariah karena masih banyak kalangan guru atau orang awam yang belum paham mengenai akuntansi syariah,” terang Rihfenti Ernayani.

Akuntansi syariah bagian dari ekonomi Islam, yang mempelajari tentang cara manusia memenuhi kebutuhan hidup guna mencapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat dengan berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam yaitu Al Qur’an dan Al Sunnah. Adapun pelatihan bertujuan untuk mengenalkan lebih dalam mengenai akuntansi syariah atau perbankan syariah. Selain itu juga agar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta pelatihan saat memperdalam ilmu dalam pelatihan (foto; kotaku co.id/niken)

Ketua MGMP Keuangan Kota Balikpapan Heri Bambang Santoso menyampaikan, pengetahuan yang didapat diharapkan dapat ditularkan ke anak didik di sekolah dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Sampaikan ke anak didik walaupun ini tidak ada dalam mata pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku,” gebunya.

Lanjut dia menerangkan, tiap bulannya MGMP rutin menggelar pelatihan dengan topik yang berbeda. Khusus pelatihan kali ini merupakan agenda pertama di tahun 2020. Saat ini, SMK Nahdatul Ulama Balikpapan yang telah menerapkan bidang studi akuntansi syariah.

Salah seorang peserta, Guru SMK Nahdatul Ulama bidang Perbankan Syariah Siti Chofsoh mengatakan, pelatihan tersebut membuka wawasannya semakin meluas. “Ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini menambah materi kami sebagai guru dan akan disampaikan kepada anak didik,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top