Corak

Salut..!! Halau Penyebaran Virus Corona, Pegadaian Tunda Even Run For Gold

Jaminan Refund 100 Persen, Batas Waktu hingga 15 April 2020

(ki-ka): Kepala Humas dan Protokoler Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Fariz Fauzan, Koordinator Run For Gold Fitriandi, Ketua Panitia Run For Gold Eko Cahyanto dan Founder Indorunners Balikpapan Dony Putra didampingi koordinator lapangan saat press conference, Sabtu (14/3/2020) (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Demi melindungi masyarakat dari ancaman penularan virus Corona, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan memutuskan menunda kegiatan lari sejauh 5 K bertajuk Run For Gold yang sejatinya akan digelar Minggu 22 Maret 2020. Itu sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo dan Surat Edaran Kementerian BUMN tertanggal 3 Maret 2020 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Virus Corona. “Kegiatan ditunda hingga Agustus 2020. Selanjutnya kami menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah,” kata Manager Business Analyst Pegadaian Kanwil IV Balikpapan sekaligus Ketua Panitia Eko Cahyanto saat press conference di The Gade Coffee and Gold, Sabtu (14/3/2020).

Run For Gold merupakan kegiatan yang digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke 119 Pegadaian, 1 April mendatang. Total hadiah jutaan rupiah disiapkan kepada para juara. Itu masih ditambah hadiah menarik lainnya lewat undian doorprize. Dalam even ini, peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 80 ribu sudah termasuk Tabungan Emas, nomor peserta (BIB), kupon doorprize, hydration, refreshment, Jersey menarik untuk Top 100 Finisher dan medali bagi peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rute.

Bagian dari gaya hidup sehat warga Kota Balikpapan yang melatarbelakangi Pegadaian menggelar ajang lari tersebut. Tengok saja animo peserta. Hanya dalam kurun waktu satu bulan, 700 tiket ludes terjual. Dari 500 target yang dipatok. Tak hanya dari dalam kota, peserta Run For Gold juga ada yang berasal dari luar kota. Seperti Grogot, Samarinda, Bontang, Tanjung Selor dan Tarakan. Tapi kenyataan berkata lain. “Kami juga tidak ingin mengecewakan masyarakat yang sudah beli tiket tapi kami melakukan penundaan demi keselamatan masyarakat,” sambung Eko Cahyanto.

Selanjutnya, dengan adanya penundaan, Pegadaian pun membuka layanan bagi peserta yang ingin melakukan Refund (pengembalian uang). Masing-masing di Pegadaian cabang Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman Klandasan dan Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Jalan Jendral Sudirman Stalkuda. Hanya dengan membawa nomor peserta atau BIB.

“Refund dapat dilakukan di lokasi sesuai pembelian tiket. Kalau pembelian tiket di Pegadaian cabang Balikpapan maka Refund dapat dilakukan di sana, begitu juga dengan pembelian tiket di Pegadaian Kanwil IV Balikpapan,” imbuh Koordinator Run For Gold Fitriandi.

Ia menyebutkan dalam hal pengembalian dana, peserta akan mendapatkan sesuai harga tiket yang telah dibayarkan yakni Rp 80 ribu. Proses Refund pun dipastikan cepat. Hanya saja berbatas waktu. “Proses Refund kami buka sampai 15 April 2020. Di luar itu peserta dianggap bersedia menunggu hingga kami mendapat kepastian pelaksanaan kegiatan,” kembali Eko Cahyanto menjelaskan.

Dalam kesempatan yang sama Founder Indorunners Balikpapan Dony Putra selaku Community Partner Run For Gold, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya. “Kekecewaan pasti ada. Tapi ini sudah menjadi keputusan. Meski berat tapi tepat,” gebunya.

Ia pun meyakinkan, Pegadaian bukan satu-satunya penyelenggara even lari yang melakukan penundaan sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Corona. “Tak cuma di sini tapi juga di berbagai daerah yang juga menggelar even lari. Sehingga penundaan ini hal yang wajar,” tuturnya menenangkan.

Lebih dari itu, Dony mengapresiasi Pegadaian yang turut berperan mendukung upaya masyarakat untuk melakukan gaya hidup sehat melalui Run For Gold. Tidak lupa ia berterimakasih kepada Pegadaian yang akan mempermudah peserta lari melakukan proses Refund. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top