Corak

Halau Sebaran Virus Corona sekaligus Beri Rasa Aman, Pelindo IV Balikpapan Bersih-Bersih Fasilitas Terminal Penumpang

Petugas saat menyemprotkan cairan disinfektan di area ruang tunggu terminal penumpang (foto:kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sebagai salah satu pintu masuk warga dari berbagai daerah ke Kota Balikpapan menggunakan kapal laut maka penting bagi PT Pelindo IV (Persero) cabang Balikpapan selaku operator Pelabuhan Semayang, melakukan upaya pencegahan penularan virus Corona sekaligus memberi rasa aman bagi seluruh pengguna jasa. Salah satunya dengan melakukan aksi bersih-bersih. Menyemprotkan cairan disinfektan ke area publik. Meliputi kursi di ruang tunggu terminal pelabuhan dan seluruh fasilitas ruang yang tersedia di dalamnya. Seperti musala, ruangan merokok, toilet, ruang kesehatan hingga ruang ibu, balita dan lansia. “Ini bentuk antisipasi kami karena pelabuhan merupakan lapis pertama yang perlu melakukan pencegahan. Apalagi saat ini ada sejumlah daerah yang melaporkan adanya warganya yang positif terjangkit dan kapal yang datang di Pelabuhan Semayang bukan tidak mungkin sebelumnya singgah di daerah tersebut,” jelas General Manager (GM) H Iwan Sjarifuddin ditemui di terminal penumpang Pelabuhan Semayang, Senin (16/3/2020).

Dia menjelaskan, aksinya merupakan kali pertama dilakukan. Untuk selanjutnya, akan dilaksanakan secara periodik tiap dua minggu sekali. “Karena yang dicegah sesuatu yang tidak nampak. Jadi harus rutin,” ucapnya. Sayangnya saat ini Pelindo IV cabang Balikpapan mengaku terkendala pasokan disinpektan yang kini langka dipasaran. Hingga akhirnya, didatangkan dari Kota Makassar. Selanjutnya, ia juga berencana akan menyediakan cairan pencuci tangan di dalam terminal.

Lanjut Iwan karib ia disapa, menerangkan, saat ini, frekuensi kedatangan kapal tidak terlampau tinggi. Kalau pun ada, seluruhnya merupakan kapal domestik. “Sebelumnya ada rencana kedatangan kapal pesiar berbendera Australia MV Coral Adventurer, harusnya Minggu 15 Maret 2020 kemarin, tapi Pemkot Balikpapan sudah menyampaikan bahwa tidak merekomendasikan kami untuk memberi izin sandar maka kami pun mendukung keputusan tersebut,” serunya.

Secara bisnis, langkah yang ditempuhnya tentu merugikan. Sebab sejumlah potensi pendapatan ikut melayang. Namun demi kemanusiaan, peluang tersebut ditepisnya. “(penolakan) Itu wujud tanggung jawab kami. Kalau bicara masalah ekonomi, ya (rugi) tapi kalau disandingkan dampak penyebaran, akan sangat besar kerugiannya,” tuturnya mengingatkan.

H Iwan Sjarifuddin

Ia berharap upaya yang dilakukan mampu melindungi masyarakat dari ancaman penularan. Lebih dari itu, langkah pencegahan juga diikuti seluruh pihak sehingga Kota Balikpapan terbebas dari ancaman sebaran virus Corona. Selain terminal penumpang Pelabuhan Semayang, hal serupa juga dilakukan di lingkungan kantor Pelindo IV cabang Balikpapan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top