Metro

Pemkot Balikpapan Perpanjang Libur Sekolah, Total Dua Minggu

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi (tengah) saat membuka Musrenbang tahun 2020 di balaikota, Senin (16/3/2020) (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menambah waktu libur sekolah. Dari semula hanya satu minggu menjadi dua minggu. Yakni mulai 16-28 Maret 2020. Libur berlaku untuk tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMP.

“Kebijakan kami kemarin (dikeluarkan Minggu 15 Maret 2020, Red) satu minggu dulu, karena (ada instruksi) Kementerian Pendidikan secara tegas (libur ditambah) menjadi dua minggu,” kata Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2020 di balaikota, Senin (15/3/2020).

Ya, Pemkot Balikpapan tengah meningkatkan kewaspadaan guna melindungi warga dari ancaman penularan virus Corona. Selain meliburkan kegiatan belajar mengajar, juga akan memperketat pantauan orang yang baru datang bepergian baik perjalanan daerah maupun luar negeri. Terutama dari negara terpapar. Bentuk kewaspadaan lainnya, yakni memperketat masuknya warga negara asing (WNA).

Bersamaan dengan itu, Pemkot Balikpapan juga mengoptimalkan 20 ruang isolasi yang tersebar di 13 rumah sakit. 10 di antaranya tersedia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo sebagai rumah sakit rujukan utama untuk kepentingan pasien yang terduga (suspect) virus Corona. Mengingat peran RSUD Kanujoso Djatiwibowo sebagai rujukan utama maka selanjutnya jika ada pasien lain di luar dari ancaman virus Corona yang juga membutuhkan perawatan intensif dan menggunakan ruang isolasi, akan direkomendasikan untuk dipindahkan sementara ke rumah sakit lainnya.

Lebih dari itu Pemkot Balikpapan juga akan menyiapkan tambahan pasokan perlengkapan untuk kebutuhan rumah sakit. Seperti masker, disinfektan hingga Alat Pelindung Dini (APD). Adapun ketersediaan APD dijamin Kementerian Kesehatan RI. Jumlahnya akan terus ditambah sesuai kebutuhan.

Antisipasi sejak dini lainnya yang akan ditempuh dalam rangka pencegahan penularan yakni menyiapkan tempat khusus di luar dari rumah sakit, yang akan dijadikan sebagai pusat pemantauan atau karantina orang dalam pantauan (ODP). Pusat pemantauan penting untuk disediakan guna mencegah penularan di lingkungan tempat tinggal ODP. Adapun masa karantina selama 14 hari. Jika tidak membaik maka ODP akan diobservasi di rumah sakit.

Ada tiga tempat yang tengah dipertimbangkan untuk dijadikan pusat pemantauan. Masing-masing rumah susun, Gedung Olah Raga Squash dan Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME). Alternatif lainnya, yakni mendirikan tenda bantuan dari TNI, di lokasi yang dianggap tepat untuk dijadikan pusat karantina.

Upaya pencegahan sejak dini lainnya yakni, Pemkot Balikpapan meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak massa. Masyarakat juga diimbau tidak menggelar kegiatan besar serta membatasi hal yang bisa menimbulkan penyebaran virus Corona.

Hingga Minggu (15/3/2020), di Balikpapan ada 14 warga terduga terpapar virus Corona. Pasien dari nomor 1 hingga 7 berdasarkan hasil uji laboratorium dinyatakan negatif, sehat hingga akhirnya diperbolehkan pulang. Selanjutnya, pasien nomor 8 hingga 14, masih diobservasi, menunggu hasil tes dari Jakarta. Adapun seluruh pasien yang diobservasi ini memiliki riwayat batuk, pilek, demam dan baru berpergian dari tempat yang terpapar virus Corona baik dalam maupun luar negeri.

Untuk pasien nomor 8 hingga 14, lima di antaranya dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Sedangkan sisanya masing-masing dirawat di RSUD Beriman Balikpapan dan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB). Nah, dari total tujuh pasien yang dalam observasi tersebut, empat orang di antaranya menunggu hasil uji laboratorium dan tiga pasien lainnya sedang proses pengiriman sampel.

Selain itu, ada juga warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 85 orang. Seluruhnya melakukan self karantina di rumah masing-masing. Yakni dengan membatasi bepergian. Termasuk membatasi kontak fisik dengan orang lain. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top