Metro

Bekerja dan Ibadah Dilakukan Rumah hingga Pernikahan Maksimal Dihadiri 10 Orang

Tingkatkan Kewaspadaan, Pemkot Imbau Tunda Kegiatan

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi (tengah) saat memberi keterangan pers di balaikota Kamis (19/3/2020) malam (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Setelah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul adanya satu warga positif terjangkit virus Corona, Pemerintah Kota Balikpapan meningkatkan kewaspadaan guna menghalau penyebaran. Dimulai dengan melakukan gerakan bersih-bersih di seluruh penjuru. Mulai tempat umum, tempat ibadah hingga perkantoran. Mengimbau masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah. Termasuk menunda semua kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat. “Anak sekolah sudah diliburkan dan mulai besok (Jumat, 20 Maret 2020, Red) sebagian PNS akan diliburkan, yang bisa bekerja dari rumah akan dilakukan di rumah,” jelas Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat memberi keterangan pers di balaikota, Kamis (19/3/2020) malam. Saat memberi keterangan pers, Rizal Effendi didampingi Wakil Wali Kota H Rahmad Mas’ud, Ketua DPRD Kota Balikpapan H Abdullah serta Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) dr Andi Sri Juliarti. Tidak ketinggalan Kapolres Balikpapan AKBP Turmudi dan Dandim 0905 Balikpapan Letkol Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa.

Secara akurasi Rizal menjelaskan penundaan kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat juga berlaku untuk ibadah. “Kami sudah menyampaikan juga kepada MUI Kota Balikpapan, kalau melihat di Jakarta, maka kami ingin kegiatan ibadah yang mengumpulkan massa, agar dilakukan penundaan, bisa dilakukan di rumah,” paparnya. Hal itu juga berlaku untuk masyarakat yang hendak menggelar pernikahan. “Tadi sudah disampaikan Kemenag (Kementerian Agama) Balikpapan, sudah ada surat edaran dari Dirjen Kemenang bahwa pernikahan hanya 10 orang yang boleh menghadiri,” paparnya tenang.

Bersamaan dengan itu, pihaknya juga berencana menutup pusat hiburan. “Pusat perbelanjaan sudah mengajukan rencana pengurangan jam operasional dan akan melakukan pengecekan suhu tubuh bagi tiap pengunjung serta menyediakan hand sanitizer,” ungkapnya. Khsusu untuk tempat wisata, Rizal mengaku sebagian di antaranya telah ditutup.

Sementara pintu masuk melalui jalur udara yakni Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, dia memastikan, pemeriksaan kesehatan sudah diperketat. “Kami sudah cek ke bandara. Pemeriksaan super ketat tidak saja (penumpang) dari luar negeri tapi juga Jakarta, Bali, Solo dan lainnya,” jawab Rizal.

Di sisi lain, ia juga telah memantau ketersediaan pasokan pangan yang diklaim cukup untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. Itu berdasarkan keterangan Bulog Divre Kaltim dan Kaltara (Kaltara) termasuk para distributor.

Mendukung upaya pencegahan, Pemkot Balikpapan juga telah mengalokasikan anggaran untuk pencegahan dan penanganan. Termasuk mengalihkan anggaran yang semula untuk kepentingan lain. “Jumlahnya akan dihitung berapa kebutuhan karena berkembang terus. Ketua Gugus Tugas akan memonitor sampai nanti juga akan penyusunan anggaran (APBD, Red) Perubahan,” tuturnya merinci.

Meski begitu ia mengimbau masyarakat tetap tenang. “Mohon tetap tenang walaupun dengan kewaspadaan tinggi. Terapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak dan stamina, jangan banyak kegiatan di luar ,” tukasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top