Metro

Halang Sebaran Covid-19, Pemkot Balikpapan Galakkan Penyemprotan Disinfektan

(ki-ka): Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (Pelaut) Wahyu Cahyono, Dandim 0905 Balikpapan Letkol Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa, Kapolres Balikpapan AKBP Turmudi, Wali Kota HM Rizal Effendi, Wawali H Rahmad Mas’ud dan Wakil Ketua DPRD Thohari Aziz sesaat sebelum melakukan penyemprotan disinfektan di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Guna menghalang sebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota Balikpapan melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat. Minggu (22/3/2020) pagi tadi penyemprotan dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kanujoso Djatiwibowo dipimpin Wali Kota HM Rizal Effendi beserta Wakil Wali Kota H Rahmad Mas’ud. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Thohari Aziz, Dandim 0905 Balikpapan Letkol Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa, Kapolres Balikpapan AKBP Turmudi dan Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (Pelaut) Wahyu Cahyono.

“Hari ini melakukan penyemprotan di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo karena merupakan rumah sakit rujukan utama kami untuk pasien Virus Corona, jadi harus tetap steril supaya masyarakat yakin RUSD mampu menangani pasien virus Corona dan pasien penyakit lainnya,” terang Rizal Effendi.

Bersamaan dengan itu, Pemkot Balikpapan juga telah mengeluarkan Surat Edaran yang menegaskan bahwa tempat hiburan ditutup sejak hari ini, tidak ada lagi pemberian izin untuk kegiatan pertemuan termasuk acara sosial serta menunda kegiatan pesta pernikahan.

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat melakukan penyemprotan disinfektan di area RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo, Minggu (22/3/2020) pagi tadi (foto: kotaku.co.id/niken)

Adapun kegiatan penyemprotan disinfektan, selanjutnya akan menyasar area publik. Di antaranya di pasar tradisional. Akan tetapi, untuk di pasar penyemprotan dilakukan malam hari agar tidak mengganggu aktivitas.

Rencana juga melakukan hal serupa di Taman Tiga Generasi. Ditambah adanya permintaan khusus dari PBNU misalnya menyemprotkan disinpektan di pesantren. “Semua tempat umum yang berkumpulnya masa akan kami lakukan penyemprotan. Akan tetapi ini tidak bisa dilakukan semua oleh tim kami, masyarakat yang punya kemampuan dan perusahaan diharapkan melakukan hal yang sama supaya kami bisa lakukan efektif di seluruh tempat-tempat umum,” terangnya.

Wawali Balikpapan H Rahmad Mas’ud saat melakukan penyemprotan disinfektan di area RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (foto: kotaku.co.id/niken)

Senin (23/3/2020) besok, giliran 60 sekolah. Nantinya akan melibatkan Palang Merah Indonesi (PMI).

Adapun cairan disinfektan diracik sendiri oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Farmasi dan Loka POM. “Kemarin sudah dilakukan pelatihan bagi mereka yang ingin membuat sendiri karena di pasar tidak ada sehingga bisa melakukan penyemprotan di rumah masing-masing,” jelasnya.

Ia berharap, upayanya membuahkan hasil maksimal. “Dengan upaya seperti ini bisa mengatasi penyebaran virus Corona di Kota Balikpapan maupun di Indonesia. Diharapkan juga, pasien di Balikpapan tidak bertambah lagi,” tuturnya.

Sebelum aksi penyemprotan disinfektan yang digelar tadi pagi, Rizal bersama unsur muspida lebih dulu melakukan panggilan video (Video Call) dengan pasien Covid-19 guna mengetahui kondisi kesehatan sekaligus memberi dukungan. “Seperti yang disaksikan saat kami berkomunikasi dengan pasien Virus Corona melalui Video Call di RSKD kondisinya luar biasa sangat sehat dan semoga hasil uji laboratorium selanjutnya mereka betul-betul sembuh agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga,” pungkas Rizal. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top