Corak

Lindungi Tenaga Medis, Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Beri Bantuan 50 APD

Pimpinan Pegadaian Kanwil IV Balikpapan Edy Purwanto (kanan) menyerahkan bantuan APD secara simbolis kepada Ketua IDI cabang Balikpapan dr Dradjad Wicaksono Sp Kj di RSKD, Selasa siang tadi (foto: kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Melalui semangat berjuang bersama melawan virus Corona atau Covid-19, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) IV Balikpapan memberikan bantuan 50 pieces alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien terinfeksi Corona. Bantuan disalurkan melalui Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Balikpapan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kanujoso Djatiwibowo, Selasa (7/4/2020).

“Ini bagian dari peran kami sebagai BUMN yang peduli terhadap penanggulangan Covid-19, terutama di Balikpapan,” terang Pimpinan Wilayah Edy Purwanto usai menyerahkan bantuan secara simbolis, siang tadi.

APD diberikan mengingat jumlahnya yang terbatas dan sulit diperoleh di tengah tingginya ancaman penularan. Lebih dari itu, para medis merupakan garda terdepan dalam menanggulangi wabah virus Corona. Sehingga penting untuk mendapat perlindungan ekstra. “Seperti diketahui saat ini stok APD bagi tenaga medis terbatas, maka perlu diperhatikan. Kami berharap ini dapat membantu,” jelasnya.

Lanjut Edy sapaan akrabnya menerangkan, dua minggu waktu yang dibutuhkan Pegadaian untuk menyediakan kebutuhan APD. “Pengadaan secara nasional melalui kantor pusat. Sementara 50 APD karena keterbatasan pengadaan, mungkin nanti akan bertahap dan mungkin ada bantuan lagi yang kami berikan,” imbuhnya kemudian.

Adapun bantuan lainnya yang akan disalurkan sebagai upaya pencegahan penularan meliputi masker termasuk fasilitas cuci tangan yang akan ditempatkan di area publik dalam rangka mendukung masyarakat menerapkan pola hidup bersih.

Sebelumnya, Pegadaian juga memberikan bantuan 43 alat semprot cairan disinfektan bagi Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan dan Gugus Tugas di masing-masing kelurahan.

“Mudah-mudahan wabah segera berlalu. Tapi memang saat ini, jaga jarak harus diterapkan, rajin cuci tangan pakai sabun karena virus ini, strukturnya akan rusak apabila terkena sabun dan disiplin menggunakan masker, yang terpenting lagi hidup sehat,” pukaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua IDI cabang Balikpapan dr Dradjad Wicaksono Sp Kj menyampaikan terimakasihnya atas bantuan APD yang diberikan. Selanjutnya, segera didistribusikan kepada tenaga medis yang menangani secara langsung pasien Covid-19. “Sampai saat ini APD masih kurang, walaupun kemarin kami sudah dapat dari Jakarta (Kementerian Kesehatan RI, Red). Karena ada beberapa (tipe) APD yang penggunaannya untuk sekali pakai, sehingga bagaimana pun akan kurang,” ucapnya.

Dradjad menjelaskan, Pegadaian merupakan yang pertama memberikan bantuan APD melalui IDI Balikpapan. Ia berharap, langkah Pegadaian ditiru instansi, lembaga dan perusahaan lainnya. “Karena APD sangat membantu tenaga medis. Seperti diketahui lebih dari 30 dokter (yang menangani Covid-19 di Indonesia) meninggal dunia, InsaAllah di Balikpapan tidak ada. Kalau APD lengkap, medis lebih pede (percaya diri, Red) menangani kasus Covid-19, sebaliknya kalau (APD) kurang, jadi khawatir dan takut,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top