Ekbis

Darurat Corona, Batas Waktu Lapor SPT Diperpanjang

Para WP saat menyampaikan SPT tahunan jauh sebelum Covid-19 menyerang Kota Balikpapan (foto:kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memberi kelonggaran penyampaian dokumen kelengkapan surat pemberitahuan tahunan (SPT), baik bagi wajib pajak badan maupun orang pribadi. Dari semula hingga 30 April menjadi 30 Juni 2020. Relaksasi diberikan dalam rangka meringankan beban wajib pajak (WP) menyiapkan SPT Tahunan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“WP yang ingin memanfaatkan relaksasi ini harus menyampaikan pemberitahuan sebelum
menyampaian SPT. Pemberitahuan tersebut disampaikan secara online melalui www.pajak.go.id,” kata
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama
dalam siaran persnya yang disampaikan, Minggu (18/4/2020).

Selanjutnya, penyampaian dokumen kelengkapan SPT Tahunan berupa laporan keuangan lengkap
dan berbagai dokumen kelengkapan yang dipersyaratkan sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor:02/PJ/2019 paling lambat tanggal 30 Juni 2020, dilakukan dengan menggunakan formulir SPT pembetulan. WP tidak dikenakan sanksi denda atas
keterlambatan penyampaian SPT tahunan, namun jika ada kekurangan bayar dalam SPT tahunan yang disetorkan setelah 30 April 2020 tetap dikenakan sanksi bunga sebesar dua persen per bulan.
Dengan relaksasi ini diharapkan wajib pajak dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik dan tidak menunda menyetorkan pajak yang terutang karena pajak yang dibayarkan sangat diperlukan oleh negara dalam penanganan wabah Covid-19. Wajib pajak badan juga dapat
memanfaatkan penghitungan angsuran PPh Pasal 25 Tahun 2020 dengan menggunakan tarif PPh yang lebih rendah yakni 22 persen.

Sebaliknya, WP yang menyatakan lebih bayar dan meminta
restitusi dipercepat alias pengembalian pendahuluan atau oleh WP yang menyampaikan SPT setelah 30 April 2020, tidak dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Sementara bagi WP badan yang ingin menyampaikan SPT tahunan sebelum 30 April 2020, cukup menyiapkan Formulir 1771 beserta lampiran 1771 I – VI, Transkrip Kutipan Elemen Laporan Keuangan yang disampaikan sebagai pengganti
sementara dokumen laporan keuangan, bukti pelunasan pajak jika SPT kurang bayar. Sedangkan bagi WP orang pribadi pengusaha atau pekerja bebas, SPT tahunan yang disampaikan
hingga 30 April 2020 berupa Formulir 1770 dan lampiran 1770 I – IV, neraca menggunakan format sederhana, bukti pelunasan pajak jika SPT kurang bayar. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top