Metro

Status Zona Merah, Balikpapan Akan Terapkan Larangan Arus Mudik

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat memberi keterangan pers di Balai Kota, Rabu pagi tadi (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan akan menerapkan larangan arus mudik menyusul ditetapkannya Balikpapan sebagai zona merah virus Corona atau Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan RI 23 Maret 2020 lalu. Dengan kata lain, potensi penularan wabah yang telah menjadi pandemi tersebut di Kota Balikpapan sudah berada di level waspada. “Kami akan mengajukan ke Kemenhub (Kementerian Perhubungan RI. Red) melalui Gubernur Kaltim. Apakah itu penutupan bandara dan pelabuhan, kami menunggu arahan,” kata Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat memberi keterangan pers di Balai Kota, Rabu (22/4/2020).

Dijelaskan, status zona merah ditetapkan sehari setelah ditemukannya kasus pertama transmisi lokal alias penularan tanpa riwayat perjalanan ke luar kota maupun ke negeri atau tanpa riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya. Tak main-main, terdapat enam kasus transmisi lokal dari total 23 kasus terjangkit Covid-19 di Kota Balikpapan.

“Maka seluruh warga kota wajib waspada. Wajib pakai masker sebab sumber penularan hidung dan mulut,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty dalam kesempatan yang sama.

Disebutkan, hingga saat ini, total pasien Covid-19 yang tengah dirawat insentif di rumah sakit sebanyak 18 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 22 orang. Untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 417 tersebar di 34 kelurahan. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top