Metro

Ramadan di Tengah Covid-19, Tengok Surat Edaran Bersama Pemkot Balikpapan

Penandatanganan kesepakatan bersama di Balai Kota (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Guna memutus rantai penularan virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kota Balikpapan bersama seluruh unsur sepakat, seluruh masyarakat melakukan kegiatan keagamaan di rumah. Tidak terkecuali ibadah di bulan Ramadan. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan surat edaran bersama tentang salat Jumat, ibadah Ramadan dan kegiatan ibadah lainnya yang menghadirkan orang banyak baik di rumah ibadah dan tempat tertentu dalam situasi terjadinya penyebaran wabah Covid-19 di Kota Balikpapan, yang digelar di Balai Kota, Rabu (22/4/2020). “Mudah-mudahan membawa berkah untuk semuanya,” jelas Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi.

Dalam surat edaran bersama, disebutkan;

  1. Agar seluruh masjid di Kota Balikpapan untuk sementara waktu tidak menyelenggarakan salat Jumat sebagaimana biasanya karena dianggap berkerumun dan berkumpul. Dan menurut para ahli kesehatan berkerumun dalam situasi sekarang menjadi faktor potensial penyebaran wabah Covid-19 dan selanjutnya ibadah salat Jumat diganti dengan salat Dzuhur di rumah masing-masing.
  2. Kegiatan salat lima waktu dan kegiatan ibadah selama bulan suci Ramadan meliputi tarawih, tadarus Alquran, iktikaf, sahur, iftar jama’i atau buka puasa, dilaksanakan di rumah masing-masing tidak di masjid, musala, langgar, dan tempat tempat lainnya. Serta kegiatan keagamaan lainnya yang mengumpulkan orang banyak agar sementara waktu tidak dilaksanakan.
  3. Tidak melaksanakan kegiatan ibadah di rumah-rumah ibadah atau tempat yang dijadikan wadah kegiatan ibadah dan penyelenggaraan perayaan keagamaan dengan menghadirkan banyak orang berkumpul dan berkerumun selama kondisi penyebaran wabah Covid-19.
  4. Dalam kondisi penyebaran wabah Covid-19 sudah dapat dikendalikan berdasarkan keterangan resmi pemerintah maka umat Islam wajib kembali menyelenggarakan shalat Jumat dan sekuruh rangkaian ibadah lainnya. Begitu pula pelaksanaan ibadah dan perayaan keagamaan lainnya yang dilaksanakan oleh umat beragama dapat dilaksanakan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga diri agar tidak terpapar Covid-19.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top