Hukum

Bapas Balikpapan Bebaskan Bersyarat 290 Napi melalui Asimilasi, Satu Berulah

Vera

KOTAKU, BALIKPAPAN-Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Balikpapan bebaskan 290 narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, secara bersyarat melalui program asimilasi. “(dari total napi asimilasi) Hanya satu orang, asimilasi wilayah Balikpapan yang melakukan kembali tindak kejahatan,” kata Kepala Subsi Bimbingan Klien Dewasa Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Balikpapan Vera ditemui di kantornya, Kamis (22/4/2020).

Asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana dengan cara membaurkannya ke dalam kehidupan masyarakat. Syaratnya, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018, berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, dan sudah menjalani 2/3 masa hukuman. Adapun program asimilasi dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Lapas atau Rutan yang kerap dilaporkan melebihi kapasitas. Adapun wilayah kerja Bapas Kelas II Balikpapan meliputi Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser.

Dijelaskan, lantaran napi bebas bersyarat maka produser pengawasan ditempuh. Itu juga untuk memastikan memastikan napi asimilasi tetap di rumah kaitannya dengan pencegahan penularan virus Corona. “Pengawasan kami melakukan melalui telepon. 80 persen bisa dihubungi, sisanya belum bisa dilacak,” pungkasnya. (*)

hut pelindo
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top