Metro

Disdag Balikpapan Imbau Pedagang dan Pembeli Gunakan Masker

Kepala Dinas Perdagangan saat melakukan tinjauan di pasar Klandasan Selasa (05/05/2020).(foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Di tengah getolnya upaya memutus rantai penularan virus Corona atau Covid-19, pasar masih menjadi tempat kerumunan massa. Terkait itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan mengimbau pedagang dan pembeli menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satunya menggunakan masker. Baik pedagang maupun pembeli. Dilanjutkan dengan mencuci tangan setelah beraktivitas, menjaga kebersihan dan mencuci pakaian yang dikenakan sesampainya di rumah.

“Sementara masih bersifat imbauan. Kami pun tak berhenti menyosialisasikan ketentuan ini. Terutama di pasar tradisional,” terang Kepala Dinas Perdagangan Arzaedi Rachman ditemui usai peresmian Go Shop di Pasar Klandasan, Selasa (5/5/2020). Ya, sebelumnya, Disdag Kota Balikpapan bersama Kodim 0905 Balikpapan, mengedukasi pedagang dan pembeli di Pasar Klandasan akan pentingnya penggunaan masker. Aksinya dilanjutkan dengan membagikan masker.

Tercatat, ada 11 pasar tradisional yang dikelolanya. Untuk pasar yang dikelola swasta atau perorangan, pihaknya menerapkan pengawasan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, cara lain yang akan ditempuh dalam rangka pencegahan penularan Covid-19, yakni rencana penerapan satu pintu masuk. Hal itu juga untuk memudahkan pengawasan.

Namun untuk menghindari keramaian di tengah wabah Corona, masyarakat dapat memanfaatkan layanan belanja online melalui Go Shop hasil inovasi Pemerintah Kota Balikpapan dan Gojek yang resmi diluncurkan Selasa (5/5/2020).

Disebutkan, ada tiga pasar tradisional yang sudah ditanami fasilitas tersebut. Masing-masing Pasar Klandasan, Pasar Sepinggan dan Pasar Pandansari.

Sejatinya, sebelum Go Shop hadir, sejumlah pasar tradisional telah melayani transaksi via online dengan melibatkan peran ojek di sekitar pasar. “Adanya Go Shop dapat memperluas pangsa pasar berjualan sehingga tidak terpaku di satu tempat. Untuk pedagang, jaga (kualitas) produknya, harus laik konsumsi, jika tidak maka akan berdampak pada pasar secara keseluruhan” serunya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top