Metro

Pasien Covid-19 dan Sembuh Bertambah Satu, Total di Balikpapan 53 Kasus

Wali Kota Balikpapan HM. Rizal Effendi saat memberikan keterangan pers di Balai Kota, Rabu (27/05/2020) (foto: kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Berdasarkan hasil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dan Test Cepat Molekuler (TCM) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD), Rabu (27/5/2020) hari ini, ada satu pasien yang positif terpapar Covid-19 dan ada juga yang dinyatakan negatif. “Satu pasien terkonfirmasi positif dari hasil laboratorium PCR RSPB dan satu pasien terkonfirmasi negatif dari hasil TCM RSKD,” jelas Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi di Balai Kota.

Secara akurasi ia menyebut, pasien yang terkonfirmasi positif berjenis kelamin laki-laki berusia 26 tahun. Penularan ditengarai melalui transmisi lokal. Diawali pemeriksaan cepat atau Rapid Test untuk keperluan bekerja yang dinyatakan reaktif kemudian dilanjutkan pemeriksaan swab yang hasilnya dinyatakan positif. Sedangkan, pasien yang dinyatakan negatif berdasarkan hasil test dua kali berturut-turut dan kini diperbolehkan pulang. Pasien sembuh tersebut, berjenis kelamin perempuan usia 62 tahun yang dirawat sejak 9 Mei 2020 dan merupakan hasil kontak erat dari cluster Tasikmalaya.

Adanya penambahan kasus positif sekaligus pasien sembuh maka total kasus Covid-19 di Balikpapan sebanyak 53. Rinciannya, 18 orang masih dirawat di rumah sakit, 34 orang dinyatakan sembuh dan dua orang dilaporkan meninggal dunia.

Khusus kasus transmisi lokal, total menjadi delapan kasus. Terkait itu, Pemkot Balikpapan telah menggalakkan pemeriksaan cepat alias Rapid Test. Tujuannya untuk mendeteksi dini penyebaran virus Corona. Terbaru, yakni Rabu pagi tadi, Rapid Test untuk 250 pekerja dan pengunjung Plaza Balikpapan dan Toko Bazar. Tercatat sebanyak 235 alat Rapid Test yang terpakai. Seluruhnya dinyatakan non reaktif. Sebelumnya, pemeriksaan serupa juga digelar di Pasar Klandasan, Balikpapan Superblok dan pemuka agama. Selanjutnya, Pemerintah Kota akan membidik berbagai kelompok masyarakat lainnya seperti Rukun Tetangga, guru hingga menggelar pemeriksaan cepat di Lapas dan Rutan. “Untuk Lapas Rutan akan digelar Jum’at besok (29 Mei 2020, Red),” celetuknya.

Disebutkan pula, pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dalam perawatan sebanyak 24, orang tanpa gejala (OTG) berjumlah 167 orang sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) saat ini sebanyak 309 orang. Ada juga spesimen yang masih menunggu hasil pemeriksaan sebanyak 12 dan dalam perjalanan pengiriman sebanyak 9 spesimen. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top