Parlementaria

Anggota DPRD Balikpapan Ini Sebut Pemeriksaan Pendatang lebih Krusial Dibanding Penutupan Jalan

Budiono

KOTAKU, BALIKPAPAN-Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Budiono mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Balikpapan meminimalisir peningkatan kasus Covid-19 yang belakangan dibanjiri warga dari luar daerah. Dengan menerapkan ketentuan yang cukup ketat. Yakni pendatang wajib menunjukkan hasil pemeriksaan melalui uji cepat Rapid Test, PCR atau swab. Tetapi tidak dengan kebijakan penutupan sejumlah ruas jalan dalam rangka pencegahan penularan yang hingga kini masih berlaku. Meski belakangan jumlah ruas jalan yang ditutup dipangkas. Dari sembilan menjadi tujuh titik. Itu masih ditambah relaksasi lainnya berupa pembukaan akses jalan tiap satu jam sekali dengan rentang waktu selama 30 menit.

“Dari pada penutupan jalan lebih baik fokus terhadap pemeriksaan terhadap pendatang, PDP (Pasien Dalam Pengawasan, Red), PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru, Red) online agar berjalan lancar dan anak-anak harus diformulasikan untuk bisa dapat bangku sekolah dan tidak tertular,” lugasnya ditemui di kantornya, Senin (8/6/2020).

Dia memandang, aksi blokade sejumlah ruas jalan memukul mundur perekonomian kota. Belakangan, kebijakan tersebut menjadi sumber kemacetan. Sehingga penting untuk dievaluasi.

“Banyak warga yang harus bekerja, apalagi pekerja yang memiliki pendapatan harian. Kalau tidak bekerja otomatis tidak mendapatkan penghasilan,” serunya.

Ia pun berharap, tatanan hidup baru di tengah pandemi atau new normal seperti menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menerapkan pola jaga jarak, mampu memacu gerak perekonomian Kota Balikpapan. “Warga taat dengan ketentuan protokol kesehatan, bisa hidup menjadi nyaman dan terhindar Virus Corona,” terangnya meyakinkan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top