Pilkada Balikpapan

dr H Abdul Hakim: Wakil RM Harus Paham Pemerintahan, Tidak Resisten Soal Hukum

dr H Abdul Hakim

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sebagai seorang yang memiliki pengalaman di kancah pemilihan kepala daerah (Pilkada) Balikpapan, dr H Abdul Hakim mengerti dinamika dan proses tarik menarik partai politik untuk menentukan siapa berpasangan dengan siapa. Partai mana berkoalisai dengan yanga mana. Bahkan hingga berapa mahar yang dibutuhkan untuk mendapatkan rekomendasi dari partai yang akan mengusung. Walaupun saat itu ia dua kali turun gelanggang melalui jalur independen tapi pendekatan melalui parpol pun juga dilakukan. Namun berbagai pertimbangan akhirnya, jalur perseorangan yang diambil bersama sang istri sebagai pasangannya maju dalam Pilkada beberapa tahun lalu.

Walau kesibukannya saat ini lebih banyak dihabiskan mengurus pesantren dan beberapa Tahfiz Al Quran di KM 35 Samboja, perkembangan politik terkait Pilkada Balikpapan masih sesekali ia amati. Bahkan ia mengaku masih ada beberapa pihak menghubunginya untuk bertemu. Membahas politik yang saat ini kian marak. Namun pandemi Covid-19, membuat ia lebih memantapkan diri untuk mengurus pasien yang dilakukan melalui media daring dalam praktik kedokterannya sehari-hari. “Saat ini saya lebih banyak mengurus pesantren. Ada sepuluh Tahfiz yang sedang digembleng untuk menghapal Al Quran 30 Juzz,” terangnya, Senin (15/6/2020).

Terkait perkembangan Balikpapan dan pilkada yang akan berlangsung ia memandang dibutuhkannya pemimpin yang bisa bersinergi dengan wakilnya. Ada pembagian kerja yang cukup jelas sejak awal membangun pasangan. Tantangan Balikpapan semakin kompleks ke depannya. Apalagi ditunjuknya Kaltim sebagai ibu kota negara (IKN) dan Balikpapan sebagai pintu gerbang wajib mempersiapkan diri.

“Saya melihat Balikpapan perlu kepemimpinan yang dapat mensinergikan kemampuan semua komponen masyarakat. Hal itu bisa dilihat dari berbaginya peran antara wali kota dan wakilnya. Oleh karena itu wali kota Balikpapan kedepan harus memiliki wakil yang dapat mendukung program yang dikampanyekan. Jangan berjalan dengan keinginan masing-masing,”papar dr Hakim, karib ia disapa.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top