Metro

Kabar Gembira..!! Jumlah Pasien Sembuh Dominan Dibanding Positif Covid-19

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat memberikan keterangan pers di Balai Kota, Rabu (01/7/2020) (kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Kendati kasus Covid-19 Kota Balikpapan tertinggi di Kaltim namun angka kesembuhan dominan dibanding jumlah pasien positif terinfeksi. ‘Hari ini ada 11 pasien yang terkonfirmasi negatif atau dinyatakan sembuh. Tapi ada juga yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 sebanyak tujuh orang,” jelas Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi di Balai Kota, Rabu (01/7/2020).

Sebelas pasien yang dinyatakan sembuh masing-masing BPN 57. Laki-laki 58 tahun dan BPN 128. Keduanya merupakan anak buah kapal (ABK). Pasien ketiga dan keempat BPN 130 dan BPN 131. Yakni seorang ASN dan balitanya yang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB). Tujuh pasien sembuh lainnya sekaligus menjadi yang terbanyak yakni dari pekerja sektor minyak dan gas (Migas). Masing-masing BPN 144, BPN 145 warga Bontang, BPN 146 ber-KTP Cimahi, BPN 149 warga Bontang, BPN 150 warga Tegal, BPN 153 warga Jawa Tengah dan BPN 164 warga Jakarta.

Adapun pasien baru Covid-19 yakni laki-laki 37 tahun karyawan perusahaan Migas. Ia hasil perluasan kasus dari BPN 124. Lanjutnya, pasien kedua berusia 35 tahun juga karyawan perusahaan migas.

Pasien ketiga, ABK usia 29 tahun warga Sulawesi. Ia melakukan pemeriksaan secara mandiri untuk kembali ke lokasi kerja. Kemudian pasien keempat Warga Negara Asing (WNA) 60 tahun karyawan perusahaan migas. Ia merupakan hasil tracing dari BPN 124.

Selanjutnya, pasien kelima karyawan perusahaan migas usia 25 tahun, hasil kontak erat dari BPN 167. Pasien keenam berusia 31 tahun, karyawan perusahaan migas. Hasil kontak erat dari BPN 124. Pasien ketujuh, karyawan perusahaan migas, usia 41 tahun, hasil kontak erat dari BPN 169.

Dengan begitu maka kasus positif di Kota Balikpapan berjumlah 193. Rinciannya, 65 orang yang masih dirawat, empat meninggal dunia dan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 124 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat sebanyak 25 orang, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 193 orang dan 427 orang dalam pemantauan (ODP). Sebelumnya, Pemerintah Kota Balikpapan menggelar swab massal di Pasar Pandansari diikuti 254 pedagang. 31 di antaranya akan diperiksa di Balikpapan, sisanya dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Lakesda) Provinsi Kaltim untuk diuji. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top