Metro

Kasus Pertama di Balikpapan..!! Mengeluh Sakit Pasca Bersalin, Terinfeksi Covid-19

Update 6 Juli 2020 Bertambah 10, Satu Meninggal Dunia

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat memberikan keterangan pers di Balai Kota, Selasa (6/7/2020) (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Untuk kedua kali, kasus Covid-19 di Balikpapan bertambah secara signifikan. Yakni 10 kasus sekaligus. “Satu di antaranya meninggal dunia,” jelas Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi di Balai Kota, Senin (6/7/2020).

Secara rinci, pasien yang terkonfirmasi positif berusia 21 tahun ber-KTP Bulungan. Ia mempunyai riwayat perjalanan dari Bogor. Setibanya di Balikpapan melakukan skrining swab untuk kepentingan pekerjaannya dan hasilnya terkonfirmasi positif.

Kemudian, pasien 53 tahun yang meninggal dunia dini hari tadi pukul 02:25 Wita. Ia mempunyai riwayat penyakit stroke, hipertensi dan sesak nafas. Karena disertai sesak nafas sehingga ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) dan melakukan pemeriksaan swab sebelum meninggal dunia. Saat hasil pemeriksaan yang diketahui siang tadi, pasien dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Selanjutnya, pasien berusia 26 tahun karyawan perusahaan alat berat. Ia melakukan pemeriksaan swab secara mandiri untuk memasuki lokasi kerja di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kemudian pasien berusia 21 tahun, karyawan di bidang keamanan perusahaan alat berat. Ia merupakan hasil lacak kontak dari pasien positif di Berau yakni Berau 44. Adapun Berau 44 memiliki riwayat ke Balikpapan. Saat dilakukan lacak kontak di lingkungan kantornya di Balikpapan, total ada enam yang terkonfirmasi positif Covid-19. Lima pasien merupakan pasien kelima yang terkonfirmasi hari ini hingga pasien kesembilan.

“Terhadap perusahaan dengan enam orang (karyawan yang positif Covid-19), kami sudah perintahkan kantornya ditutup dulu (sementara, Red) karena akan dilakukan lagi lacak kontak untuk menghindari terjadi penyebaran baru,” terangnya.

Selanjutnya pasien ke-10 ibu rumah tangga bersuamikan pekerja perusahaan migas. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menerangkan, semula sang pasien mengeluh sakit setelah beberapa hari menjalani persalinan di rumah sakit. Ia kemudian memutuskan kembali untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Bersamaan dengan itu, ia juga melakukan pemeriksaan swab. Hasilnya, dinyatakan positif Covid-19. Kasus tersebut sontak menjadi yang pertama di Balikpapan. Terkait itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 tentu akan melakukan penulusuran dan melakukan pendalaman melalui lacak kontak.

Maka total kasus Covid-19 Kota Balikpapan sebanyak 238. Lima meninggal dunia, 83 masih menjalani perawatan dan 150 dinyatakan sembuh. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top