Pilkada Balikpapan

Peran Penting Media Masa Pilkada Balikpapan

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif terkait Partisipasi Media Massa dalam Pengawasan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan tahun 2020 di Hot El Grand Tjokro, Rabu (5/8/2020) (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dengan adanya pandemi Covid 19 penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Balikpapan mengalami perubahan, sehingga perubahan tersebut harus disampaikan kepada masyarakat melalui media. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Balikpapan menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif terkait Partisipasi Media Massa dalam Pengawasan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Balikpapan tahun 2020 di Hotel Grand Tjokro, Rabu (5/8/2020).

“Penting sekali untuk bisa pelaksanaan Pilkada di tahun 2020 pasca ditunda oleh bencana non alam untuk dapat diketahui masyarakat secara luas, sebelum ditunda pelaksanaan Pilkada 23 September 2020 yang kemudian menjadi 9 Desember 2020, oleh karena itu melihat keterbatasan kami di Bawaslu terkait mengenai mempublikasikan pelaksanaan Pilkada ini, maka kami mengundang seluruh rekan media untuk hari ini dapat intensif dan masif untuk menyebarkan informasi ini kepada masyarakat,” jelas Ketua Bawaslu Balikpapan Agustan.

Dia menuturkan, berdasarkan survey bahwasanya pengetahuan masyarakat terkait Pilkada masih di bawah 50 persen. “Ini menjadi PR kami bersama, jangan sampai nanti pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 partisipasi tidak sesuai harapan karena target kami partisipasi ini mencapai 77,5 persen, itu adalah harapan kami bersama,” terangnya dengan penuh harapan.

Selama masa pandemi ini, Bawaslu juga akan melakukan sosialisasi dalam bentuk daring, dikarenakan Covid ini tidak dapat menghadirkan massa yang lebih banyak. Sedangkan sebelum Covid ada program kampung pengawasan untuk memutus rantai politik uang. “Ini upaya kami bagaimana kegiatan ini betul-betul masif dapat diinformasikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Untuk melakukan pencegahan, Bawaslu intens memberikan surat kepada pihak yang terkait, yakni surat imbauan dan surat saran perbaikan yang saat ini dilakukan dalam tahapan coklit sebagai bahan temuan. Ada beberapa temuan yaitu stiker yang masih mencantumkan Pilkada 23 September 2020, jumlah pemilih dalam satu kepala keluarga yang masih kosong dikolom stiker dan tanda tangan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) dengan calon pemilih. “Ditemukan hampir di semua Kelurahan,” serunya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top