Ekbis

Duhh..!! Masih Banyak Wajib Pajak Pakai NPWP Orang Lain

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pajak memiliki peran vital untuk memulihkan perekonomian nasional. Apalagi di tengah perlambatan aktivitas ekonomi yang mengakibatkan penurunan pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan, dampak negatif pandemi Covid-19.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami arti penting pajak bagi pemulihan ekonomi nasional. Sebab berdasarkan pengamatan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Kaltim dan Kaltara diketahui, masih banyak Wajib Pajak (WP) yang belum melaporkan dan membayar pajak sesuai dengan yang seharusnya. Seperti menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) orang lain ataupun Faktur Pajak yang Tidak Berdasarkan Transaksi Sebenarnya (TBTS) dalam melakukan kegiatan usahanya.

“Disinyalir hal ini biasa terjadi di kalangan pengusaha ketika sedang mendapatkan proyek namun belum memiliki badan usaha terdaftar/NPWP. Termasuk pula untuk tujuan menghindari pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Biasanya pengusaha akan mencari NPWP orang lain untuk digunakan dalam kegiatan usahanya tersebut,” terang Kepala Kanwil DJP Kaltimtara Samon Jaya melalui siaran pers yang disampaikan Selasa (18/8/2020).

Dia menjelaskan, tindakan itu berpotensi menimbulkan kerugian dan bahaya bagi kedua belah pihak. Baik pemilik NPWP maupun penggunanya. Antara lain, pemilik usaha dalam bentuk CV, Fa atau PT akan menanggung beban pembayaran pajak karena NPWP-nya digunakan dalam transaksi dan peminjam NPWP tidak membayar pajak yang seharusnya dibayar. Kemudian, pemilik usaha membayar pajak yang lebih besar karena adanya data penjualan ataupun omzet yang lebih besar daripada yang sebenarnya. Pemilik NPWP juga akan berhadapan dengan Penyidik Pajak ketika kasusnya ditingkatkan menjadi Bukti Permulaan (Bukper) yang menjurus ke arah tindak pidana. Selanjutnya, timbul potensi perselisihan antara pemilik NPWP dan pengguna NPWP akibat salah pengertian maupun wanprestasi yang dapat berujung di pengadilan.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top