Parlementaria

Amin Hidayat Yakini Pandemi Covid-19 Tidak Kikis Makna Penting Tahun Baru Islam

Amin Hidayat

KOTAKU, BALIKPAPAN-Seluruh umat Islam sedang merayakan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1442 H. Akan tetapi, perayaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena seluruh umat Islam di dunia sedang menghadapi Covid 19. Meski begitu, tidak mengurangi makna penting yang dapat diambil dari Tahun Baru Islam. Seperti yang dikemukakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Amin Hidayat di sela aktivitasnya, Kamis (20/8/2020) tepat pada peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1442 H.

“Ada tiga makna Tahun Baru Islam yang harus diingat seluruh umat Islam yang mana awal dimulainya hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Kota Madinah yang dimulai pada tahun 622 Masehi. Saat itulah dimulainya penanggalan tahun Hijriah,” serunya.

Selain itu juga, lanjut dia, makna lain dari Tahun Baru Islam yakni perjuangan Nabi Muhammad SAW dan sahabat dalam melakukan strategi dalam berdakwah. Yang mana arti dalam Hijriah adalah perjuangan untuk bisa meninggalkan sesuatu yang buruk ke arah yang baik. Saat itu, Hijriah diartikan sebagai introspeksi diri, pembelajaran nilai kebaikan bagi diri sendiri.

Dia menjelaskan, sejatinya, umat Islam menyambut Tahun Baru Islam yang biasanya dengan segala kegiatan keagamaan.

Namun, di tengah kondisi Covid-19 seperti sekarang, semua aspek menyesuaikan dengan keadaan. “Yang penting tidak mengurangi esensi dari arti Tahun Baru isla6m ini, yang mana peristiwa yang sangat penting bagi umat islam,” tegas politisi PKS ini. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top