Pilkada Balikpapan

Jumat, Rahmad-Thohari Mendaftar ke KPU Balikpapan, Didampingi Sembilan Ketua Parpol

Sekjend Tim Pemenangan Rahmad-Thohari, Supriadi (tengah) saat menggelar jumpa media di posko pemenangan, Rabu (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Usai salat Jumat 4 September 2020, pasangan H Rahmad Mas’ud-H Thohari Aziz akan mendaftar sebagai bakal calon wali kota dan wakil pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan. “Saat pendaftaran pasangan Rahmad-Thohari akan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Sekjend Tim Pemenangan Supriadi saat menggelar jumpa media, di Posko Pemenangan, Rabu (2/9/2020). Itu sesuai ketentuan pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Ketentuan lain yang juga dipenuhi saat pendaftaran, yakni Rahmad-Thohari dipastikan akan diantar ketua dan sekretaris partai politik (Parpol) yang mengusung dan pendukung. Masing-masing Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKB, Perindo dan PPP. Sedangkan parpol pendukung yakni PAN.

“InsyaAllah seluruh pimpinan partai pengusung dan pendukung akan hadir saat pendaftaran,” sambungnya. Tim pemenangan dan relawan akan turut mendampingi saat pendaftaran. Tentu saja dalam jumlah terbatas.

Tak hanya proses pendaftaran, ia juga meyakinkan akan mengikuti seluruh tahapan dan ketentuan Pilkada 2020.

Selain persiapan pendaftaran, Supriadi juga memberi bocoran terkait visi dan misi yang akan diusung Rahmad-Thohari. Salah satunya melanjutkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Itu sesuai dengan yang diamanatkan Undang-Undang maupun peraturan KPU.

“Saat ini, RPJP Balikpapan sudah memasuki tahap keempat, dari yang dicanangkan tahun 2005-2025 dan itu akan dilanjutkan. Tapi secara resmi akan disampaikan Rahmad-Thohari,” terangnya.

Ia pun meyakini, misi visi yang diusung mampu membawa Kota Balikpapan semakin maju. Apalagi, sambung pria yang akrab disapa Adi, selama menjabat Wakil Wali Kota mendampingi HM Rizal Effendi sebagai Wali Kota, H Rahmad Mas’ud diklaim berhasil membangun kinerja positif. “Data kemiskinan misalnya, selama lima tahun terakhir. Tahun 2015 saat Rizal-Rahmad dilantik, angka kemiskinan saat itu 2,81 persen, tahun 2019 turun menjadi 2,24 persen,” jelasnya.

Tentu, imbuhnya, kebijakan, proses pembangunan dan penggunaan anggaran oleh Pemerintah Kota Balikpapan tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan legislatif. “Thohari Azis sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan sangat besar kontribusinya (bagi kemajuan Kota Balikpapan),” gebunya kemudian.

Pun begitu untuk pertumbuhan ekonomi Kota Balikpapan, Adi menerangkan, hingga akhir tahun 2019 menunjukkan peningkatan yang signifikan. “Tahun 2016, PDRB Balikpapan hanya sekitar Rp 80 triliun dan hingga tahun 2019 naik menjadi Rp 102 triliun. Itulah prestasi Rahmad-Thohari sehingga kami meyakini siap berkontestasi, siap mengikuti seluruh tahapan Pilkada (dan memenangkan suara warga),” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top