Metro

Usai Unjuk Rasa, Mahasiswa Ganti Rugi Kerusakan Pagar Masjid At Taqwa

Drs Ustadz HM Solehuddin Siregar

KOTAKU, BALIKPAPAN-Kejadian aksi unjuk rasa 8-9 Oktober 2020 lalu, sebagian para pendemo berlarian masuk ke halaman Masjid At Taqwa untuk menghindari tembakan gas air mata. Yang mengakibatkan pagar masjid At Taqwa rusak.

“Unjuk rasa tersebut tidak ada niat untuk merusak tetapi hanya mencari pelarian saja. Memang pagar kami itu sudah mau roboh,” tutur Ketua Masjid At Taqwa Drs Ustadz HM Solehuddin Siregar melalui telepon, Kamis (15/10/2020).

Hasil sumbangan dari mahasiswa sebesar Rp1,6 juta diberikan langsung kepada Imam Masjid At Taqwa yakni Muhammad Gazali untuk memperbaiki pagar yang rusak. Donasi tersebut di himpun sejak 12-15 Oktober 2020.

Dia menambahkan, secara etika moral para mahasiswa ingin membantu untuk perbaiki pagar tersebut agar masyarakat mengetahui jika mahasiswa mempunyai rasa kepedulian terhadap kerusakan tersebut. “Saya bilang tidak usah karena masih ada uang masjid, apalagi mereka mahasiswa uang darimana,” ulasnya.

Ya, memang ketua koordinator lapangan melakukan koordinasi terkait hal untuk membantu memperbaiki kerusakan pagar tersebut, walaupun hal ini sudah ditolak oleh Ketua Masjid At Taqwa tetapi mahasiswa tetap bertanggungjawab dengan kejadian tersebut.

Lanjutnya Ketua DMI Balikpapan ini, mengimbau kepada pemerintah agar dalam pengesahan UU Cipta Kerja ini lebih transparan dan lebih berpihak kepada masyarakat. “Sosialisasikan sebelum diputuskan,” tuturnya.

Kemudian kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan agar bisa mengakomodir aspirasi mahasiswa. Sedangkan kepada para mahasiswa atau masyarakat, jika melakukan unjuk rasa sesuai dengan UU. Karena merusak fasilitas umum dengan sengaja, menyediakan atau membantu fasilitas unjuk rasa yang bersifat anarkis termasuk pidana.

Sedangkan kepada aparat keamanan di lapangan, dia mengatakan agar bijaksana dan lebih sabar dalam menghadapi mahasiswa, karena mereka seperti anak atau adik. “Bagi mahasiswa atau masyarakat yang terluka (dalam aksi demo, Red) mudah-mudahan cepat sembuh,” pungkasnya.

Perwakilan mahasiswa Fachri telah menyerahkan donasi kepada pengurus masjid sebagai ucapan terima kasih telah melindungi mahasiswa dan juga permintaan maaf telah merusak fasilitas masjid. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top