Ekbis

Kenaikan Harga Telur Makin Menjadi

hamas Ramadhan
Harga telur yang mengalami kenaikan (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Sejak perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW hingga kini harga telur ayam masih tinggi.

“Biasa telur ukuran jumbo satu piring Rp58 ribu sebelumnya Rp55 ribu dan telur ukuran biasa Rp50 ribu sebelumnya Rp48 ribu,” ujar Ansar dan Japar saat ditemui kotaku.co.id di Pasar Baru, Sabtu (28/11/2020).

Belakangan kenaikan harga semakin menjadi. Utamanya jelang akhir tahun seperti sekarang.

“Saat (peringatan) Maulid Nabi Muhammad SAW sudah mulai naik dikit-dikit. Ini kan langsung melonjak,” ucap Ansar yang mengaku memasuk telur dari Surabayam

Ansar mengatakan, tren kenaikan harga telur terjadi setiap akhir tahun dan akan mengalami penurunan saat awal tahun nanti. Kemudian, harga mulai kembali melonjak saat Ramadan.
Menurutnya, kemungkinan konsumsi di pulau Jawa mengalami peningkatan sehingga distribusi telur ke Balikpapan mengalami penurunan yang berdampak pada kenaikan harga. “Tergantung pemakaian (konsumsi, Red) di sana (Jawa, Red). Yang bikin (harga) naik kalau pemakaian di sana tinggi begitu juga di Balikpapan,” ungkapnya.

Selain telur ayam, komiditas lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih juga mengalami tren kenaikan harga. Saat ini, harga eceran cabai Rp40 ribu per Kilo gram (Kg) sebelumnya Rp35 ribu, bawang merah Rp40 ribu per Kg sebelumnya Rp35 ribu per Kg. Disusul, bawang putih Rp30 ribu per Kg sebelumnya Rp25 ribu per Kg. “Sejak dua hari ini naik, kalau cabai sudah lama naik,” ucap Aris pedagang di Pasar Baru.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top