Metro

Peringatan Hari Nusantara di Pantai Amal Penajam Batal, Dialihkan Virtual

Kapolda Kaltim Irjen Herry Rudolf saat kunjungan ke Mapolres PPU (foto: kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, PENAJAM-Agenda peringatan Hari Nusantara yang sejatinya akan di pusatkan di Pantai Amal, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 13 Desember 2020 mendatang dipastikan batal. Itu sesuai instruksi Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Selanjutnya, peringatan akan digelar secara virtual. Terkait itu, Kapolda Kaltim Irjen Herry Rudolf mengaku menyambut baik rencana tersebut.

“Saya sangat menyambut baik peringatan Hari Nusantara digelar secara virtual. Masyarakat pasti jika disuguhi pertunjukan yang menarik atau atraksi-atraksi, pasti masyarakat itu datang dan berkumpul. Sebetulnya tujuan peringatan Hari Nusantara sangat baik, menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia itu kaya akan budaya, tetapi waktunya saat ini kurang tepat karena pandemi covid-19. Tetapi kegiatan-kegiatan bersifat sosial tetap dilakukan” kata Herry saat kunjungan kerja ke Mapolres PPU, Rabu (02/12/2020).

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten PPU Budi Santoso saat dikonfirmasi Kotaku.co.id mengatakan, pemerintah daerah yang merupakan bagian dari panitia pemerintah pusat mengikuti keputusan tersebut, pertimbangan penting yang menjadi dasar pengambilan keputusan tersebut tak lain karena situasi Pandemi covid-19.

“Sebagai panitia daerah yang merupakan bagian dari panitia pusat kami ikut dengan keputusan itu. Apalagi saat ini merupakan second wave atau gelombang kedua, peningkatan kasus Covid-19.

Kami tidak ingin terjadi kluster baru akibat adanya acara Hari Nusantara ini,” ucapnya.

Untuk selanjutnya, kegiatan akan dilaksanakan melalui aplikasi percakapan video serta dipublikasikan secara nasional dengan Kabupaten PPU sebagai tuan rumah.

Kegiatan ini sebelumnya dijadwalkan bakal menampilkan satu atraksi pesawat perang. Kegiatan lain juga akan digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Nusantara tahun 2020. Seperti terjun payung TNI-Polri, parade kapal perang dan kapal hias nelayan serta kegiatan pengobatan massal. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top