Metro

14 Petugas KPPS Pilkada Balikpapan Terpapar Covid 19

Satuan gugus tugas (Satgas) penanggulangan penanganan Covid 19 Kota Balikpapan di Balai Kota, Jum’at (4/12/2020) (foto:kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Perkembangan kasus Covid 19 di Kota Balikpapan disampaikan oleh Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) penanggulangan penanganan Covid 19 di Balai Kota, Jum’at (04/12/2020).

“Hari ini terdapat penambahan 33 kasus, 22 kasus selesai isolasi, satu positif yang meninggal,” ujar Ketua Tim Satgas Penanggulangan Penanganan Covid 19 Balikpapan.

Dijelaskan, pada kasus terkonfirmasi positif Covid 19 hari ini di antaranya terdapat 14 petugas KPPS. “Yang perlu mendapatkan perhatian kami,” jelas Rizal.

Rizal menambahkan, hasil laporan yang diterima dari salah satu klinik di Balikpapan, bahwa seorang Komisioner KPU Balikpapan juga terkonfirmasi positif. Namun, belum masuk dalam daftar kasus terkonfirmasi positif hari ini.

Terkait hal tersebut, Rizal mengatakan bahwa sudah menyampaikan kepada KPU Balikpapan, untuk dilakukan tracing dan isolasi terhadap petugas KPPS maupun Komisioner..

Lanjut Rizal menuturkan jika Satgas sudah mengirim surat kepada Ketua KPU Balikpapan dan meminta agar semua yang terlibat dalam tugas di KPPS atau di TPS wajib memiliki surat Rapid Test non reaktif. “Jadi kami minta agar saksi paslon (pasangan calon) Rapid Test, karena tidak ada gunanya yang lain Rapid Test kalau di dalam situ masih ada yang belum. Saksi paslon harus membawa surat Rapid Test non reaktif,” tegasnya.

Kembali Rizal mengingatkan adanya kecenderungan angka yang terkonfirmasi positif naik 100 persen seluruh Indonesia. “Kalau kami lihat angka nasional kemarin di atas 80 ribu, yang biasa 4 ribu menjadi 8 ribu, yang meninggal dunia yang biasa angkanya 80 orang sekarang sudah 125 orang setiap hari. Itu terjadi hampir di seluruh Indonesia angka kenaikan Covid 19 tiba-tiba melonjak 100 persen,” ungkapnya.

Oleh karena itu, masyarakat wajib menegakkan protokol kesehatan yang biasa dikenal dengan istilah 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. “Karena itu hati-hati masyarakat semuanya, kami mohon ini menjadi perhatian,” tukasnya.

Dengan begitu maka total kasus yang terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan mencapai 4.565 dengan rincian pasien yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 132 orang, pasien isolasi mandiri berjumlah 173 orang, pasien yang dinyatakan sembuh 4.027 orang dan pasien positif yang meninggal dunia 233 orang.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty sekaligus juru bicara Satgas Penanggulangan Penanganan Covid 19 menjelaskan total jumlah yang melakukan pemeriksaan swab baik usulan Bawaslu dan KPU sebanyak 731. “Kemudian hasil yang sudah keluar 14 positif , 532 negatif, satu invalid, sisanya 184 hasil belum keluar. Kami masih menunggu,” urainya.

Berdasarkan info dari Ketua KPU Balikpapan masih ada yang belum periksa maka diberi kesempatan untuk melakukan pemeriksaan. “Sejak awal Rapid Test keluar kami sampaikan untuk karantina tentu sekarang harus isolasi dan kami minta 14 orang melapor ke Puskesmas karena kami lanjut tracing lagi ke keluarga dan kontak erat lainnya,” pungkasnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top