Metro

Kecamatan Balikpapan Kota Patok Larangan Membangun di 20 Lokasi, Bahaya Loh!

KOTAKU, BALIKPAPAN-Kecamatan Balikpapan Kota terus melakukan pendekatan secara persuasif kepada warga untuk tertib dalam mendirikan bangunan, terutama di lokasi yang rawan longsor. Apalagi saat ini memasuki musim penghujan dengan curah hujan yang tinggi.

Menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Balikpapan No 3 tahun 2016 tentang Bangunan Gedung, Kecamatan Balikpapan
Kota memasang imbauan di 20 titik rawan longsor yang ada di wilayah tersebut, Jumat (4/12/2020).

“Ada yang membangun secara diam-diam, karena dimonitor ya akhirnya stop, kalau ada warga masih melanjutkan pembangunnya ya kena pasal,” jelas Kasi Trantib dan Lingkungan Hidup Iskandar Noor mewakili Camat Balikpapan Kota Heru Ressandi Kesuma kepada Kotaku.co.id.

Tak main-main, sanksi pidana kurungan selama tiga bulan atau membayar denda sebesar Rp50 juta bakal dijatuhi.

Di salah satu titik pemasangan yakni di kawasan Gunung Komendur, Kelurahan Prapatan Iskandar didampingi Kasi Trantib Kelurahan Perapatan menunjukan salah satu contoh bangunan yang melanggar.

Di lokasi berbeda, staf Trantib Kecamatan Balikpapan Kota Eko Purnomo menunjukan siring yang di bawahnya ada bangunan di kawasan Prapatan Dalam, Kelurahan Telagasari yang juga merupakan salah satu kawasan rawan longsor.

“Setelah disiring pemerintah, masuklah bangunan tersebut, nah ini kalau tidak ditertibkan bakal penuh rumah,” ujarnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top