Metro

Gangguan Kamtibmas dan Kasus Narkoba di Kaltim Diklaim Turun

Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Herry Rudolf Nahak saat memberikan sambutan konferensi pers akhir tahun 2020 di gedung Mahakam Polda Kaltim jalan Syaripuddin Yoes Balikpapan, Selasa (29/12/2020) (foto:kotaku.co.id/niken).

KOTAKU, BALIKPAPAN-Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim mengalami penurunan 9 persen sepanjang tahun 2020. Yakni 4.723 kasus dari sebelumnya 5.253 kasus tahun 2019. Pun begitu untuk kasus narkoba yang juga mengalami penurunan 331 kasus atau 19,6 persen. Hal itu dikemukakan Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat menggelar konferensi pers akhir tahun, di Mapolda Kaltim, Selasa (29/12/2020).

“Secara kuantitas jumlahnya menurun di Polda Kaltim dibanding tahun lalu namun masih ada beberapa kasus yang mengalami peningkatan dan beberapa permasalahan yang harus dilakukan di tahun berikutnya,” serunya.Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia (RI) No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, maka Polda Kaltim menggelar Konferensi pers akhir tahun 2020 di gedung Mahakam Polda Kaltim jalan Syaripuddin Yoes Balikpapan, Selasa (29/12/2020).

Konferensi pers digelar dengan mengikuti protokol kesehatan, sehingga yang menghadiri konferensi pers dibatasi selebihnya mengikuti melalui zoom meeting.

Sementara itu, kasus menonjol pada tahun 2020 yakni korupsi APBN Kementerian Agama RI, pencurian tali kapal, pencurian batubara di atas tongkang dan narkotika jenis sabu dengan total sebanyak 66 kilogram (kg).

Bersamaan dengan itu, penanganan Covid 19 juga menjadi perhatiannya. Utamanya menekan angka terkonfirmasi positif, begitu juga menekan angka kematian kasus Covid 19.

“Kami sepakati bersama-sama dengan pemerintah daerah dan gugus tugas untuk membuat tempat karantina dan isolasi. Kami juga mendatangi perusahaan besar yang menyumbang angka terkonfirmasi positif untuk mendorong agar bisa menyediakan tempat isolasi mandiri sendiri dan memilki laboratorium PCR sendiri,” serunya.

Di tahun yang sama, Polda Kaltim juga melakukan rekrutmen anggota Polri yang paling besar adalah Bintara Polri. “Total yang sudah lulus lebih dari 500 orang dari berbagai kategori,” katanya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top