Hukum

Beli Motor secara Online, Seorang Wanita di Balikpapan Tertipu Rp15 Juta

Rahmania menunjukkan surat laporannya (foto:kotaku.co.id/soleh)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Lapak jual beli secara online di media sosial menjanjikan kemudahan untuk mencari barang yang dibutuhkan. Namun apa jadinya jika lapak tersebut tidak digunakan semestinya.

Seperti yang dialami Rahmania (33), warga Jalan Mulawarman, Batakan, Balikpapan Timur mengaku tergiur dengan salah satu postingan di forum jual beli yang tersedia jejaring sosial Facebook. Dalam postingan tersebut dijual satu unit motor bekas Kawasaki Ninja 250cc dengan harga miring.

Rahmania semakin yakin karena yang menawarkan kendaraan mengaku seorang anggota TNI. “Saya percaya aja karena dia ngakunya anggota TNI. Fotonya juga foto kayak lagi upacara gitu. Terus setiap bikin video selalu dengan baju anggota dan setiap telepon selalu membawa-bawa nama instansinya. Bahkan saya dimintai KTP, katanya takut kalau saya yang menipu. Jadi saya yakin aja,” kata Rahmania saat ditemui Kotaku.co.id, Kamis (21/1/2021).

Foto kiriman Indra yang diterima Rahmania seolah memastikan motor yang dibelinya siap dikirim (foto:kotaku.co.id/ist)

Bahkan Rahmania mengaku beberapa kali dihubungi melalui video call WhatsApp yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan berseragam TNI yang seolah-olah sedang dinas.

Diceritakannya, bermula melihat unggahan salah seorang bernama Indra Suryana di Facebook. Mengaku tinggal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel)

Dalam unggahannya, ia menjual motor bekas jenis Kawasaki Ninja 250 dijual dengan harga Rp25 juta. Rahmania yang tertarik lantas menghubungi sang penjual. Dan terjadi tawar menawar, dari semula Rp25 juta menjadi Rp20 juta.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top