Hukum

Perkara Oknum Bank Bukopin Balikpapan Gelapkan Dana Nasabah, Disidangkan

Para saksi memberikan keterangan di Kejaksaan Negeri Balikpapan (kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Masih ingat kasus penggelapan dana puluhan nasabah yang dilakukan oknum mantan pegawai Bank Bukopin cabang Balikpapan tahun 2019 lalu? Saat ini perkaranya tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Balikpapan.

Informasi yang dihimpun, perkara ini masuk ke persidangan setelah dilimpahkan Kejaksaan Tinggi Kaltim ke Kejaksaan Negeri Balikpapan lantaran sidangnya digelar di Pengadilan Negeri Balikpapan. Adapun agenda sidang saat ini, yakni mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diketahui, sidang yang digelar ini masih laporan satu korban bernama Roy Nirwan yang mengalami kerugian miliaran rupiah dengan tiga orang terdakwa masing-masing mantan kepala unit berinisial ED. Kemudian dua terdakwa lain berinisial AZ dan AS yang menerima aliran dana.

Pada persidangan yang digelar, Senin (25/1/2021) kemarin, satu dari enam saksi yang juga nasabah yang menjadi korban bernama Sumantri Wibisono yang sudah memberikan keterangan. Saat bersaksi, dia juga tampak didampingi penasihat hukumnya.

“Hari ini agenda saksi kasus terdakwa AZ penggelapan dana nasabah Bank Bukopin. Agendanya menghadirkan saksi korban sejumlah enam orang. Sidang baru dimulai sekitar jam 15.00 Wita dan baru saksi pertama yang diperiksa atas nama Sumantri Wibisono,” ujar Advokat Rio Ridhayon SH salah satu penasihat hukum korban.

Dijelaskannya, dalam keterangan saksi Sumantri, mengaku menyerahkan dana deposito ke oknum Bank Bukopin dengan Kepala Pimpinan Unit berinisial ED. Sumantri juga menerangkan saat itu mendapatkan bilyet deposito dari bank, tapi tidak bisa mencairkan dana.

“Nasabah Sumantri mendapat bilyet, tapi ternyata dana tersebut tidak bisa dicairkan karena oleh terdakwa ED dana sudah dialihkan ke terdakwa AZ,” katanya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top