Ekbis

Perusahaan Keagenan Kapal Ikut Terdampak Covid-19, Ini Terobosan ISAA Balikpapan

Amran

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pembatasan aktivitas masyarakat yang diterapkan sejumlah daerah turut mempengaruhi bisnis perusahaan keagenan kapal. Seperti yang disampaikan Ketua DPC Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) Balikpapan Amran.

“Sejak pandemi Covid-19 kemudian pembatasan aktivitas masyarakat, jumlah kedatangan kapal berkurang karena banyak pemilik yang tidak mengoperasikan kapalnya,” terangnya dijumpai di Sekretariat Bersama, Kompleks Ruko Bandar, Kamis (28/1/2021).

Dia mencontohkan, perusahaan keagenan miliknya, PT Muwaffiq Baraqah Sukses, sejak pandemi Covid-19 hingga Januari 2021, mengalami volume penurunan kedatangan kapal yang dilayani hingga 40 persen. “Dari rata-rata 15 kedatangan kapal yang kami layani tiap bulannya menjadi 10 kedatangan,” jelasnya kemudian.

Kapal yang mengangkut bahan material seperti batu koral dan muatan alat berat yang mengalami penurunan drastis. “Karena tambang pembatasan (aktivitas para pekerja). Begitu juga dengan bahan material yang mayoritas dari Palu, karena di sana, aktivitas kerja hanya sampai pukul 19.00 Wita,” urainya ramah.

Padahal sebelum pandemi Covid-19, antrean kapal pengangkut material yang hendak sandar di pelabuhan khusus, hingga delapan hari lamanya. Itu artinya, volume kedatangan kapal cukup tinggi kala itu. Khususnya angkutan bahan material. Kini, bebas hambatan seiring berkurangnya jumlah kedatangan kapal.

Setali tiga uang, Direktur Utama PT Zahra Barokah Sukses Suriani Dahlan mengatakan, pengaruh pandemi Covid-19 mengikis jumlah kedatangan kapal. “Terutama April-Mei 2020, kedatangan kapal yang kami layani turun jadi hanya 10, setiap bulannya,” sebutnya ditemui ditempat yang sama.

Jauh sebelum virus tersebut mendunia, perusahaan keagenan kapal miliknya melayani 20 kedatangan rata-rata per bulan. Adapun penurunan sebutnya, mayoritas berasal dari kapal bermuatan batu bara, bahan bakar minyak (BBM) dan bahan material.

“Tapi setelah itu, jumlah kedatangan kapal kembali normal. Meskipun tren kenaikan belum kembali seperti semula, sebelum Covid-19 melanda. Disebutkan Kabid Hukum DPC ISAA Balikpapan ini, sejak Juni 2020 hingga sekarang rata-rata di atas 10 kedatangan kapal yang kami layani, rata-rata per bulan,” terangnya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top