Metro

Panic Buying di Balikpapan Akibat Kebijakan Penutupan Pasar Tradisional Tiap Akhir Pekan

Kondisi Pasar Klandasan Balikpapan Kota yang terlihat padat pembeli, Jumat (5/1/2021) (kotaku.co.id/niken)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Instruksi Gubernur Kaltim terkait pembatasan aktivitas masyarakat tiap akhir pekan mulai Sabtu dan Minggu, 6-7 Februari 2021. Termasuk penutupan pasar tradisional di Kota Balikpapan menimbulkan kepanikan masyarakat dalam berbelanja kebutuhan bahan makanan alias panic buying.

Pantauan Kotaku.co.id di Pasar Klandasan Kecamatan Balikpapan Kota terlihat para pembeli berbondong-bondong berburu kebutuhan dapur yang akan dipergunakan selama dua hari karena ada aturan berdiam diri di rumah.

Ratih salah seorang pembeli mengatakan memang sengaja membeli kebutuhan pokok dengan jumlah yang cukup banyak, karena khawatir jika besok pasar benar ditutup. “Takutnya pasar besok tutup selama dua hari, nanti bingung mau belanja kemana,” jelasnya ditemui Jumat (5/2/2021).

Terkait aksi panik berbelanja kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional dibenarkan Rustam, pedagang di Pasar Klandasan. “Bahkan, sayur mayur dan persedian tempe habis diborong sama pembeli. Memang tidak seperti biasanya, masyarakat seperti cemas jika pasar tutup. Ini lebih ramai, stok yang dijual besok habis terjual untuk hari ini juga,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Rusdi, pedagang ikan di pasar setempat. Animo masyarakat membeli ikan segar mendadak meningkat.

“Soalnya kan besok katanya mau ada penutupan, jadi sampai sekarang tambah banyak pembeli,” ulasnya.

Sesuai instruksi Gubernur Kaltim, pembatasan aktivitas masyarakat diterapkan tiap Sabtu dan Minggu. Aturan itu berdampak salah satunya penutupan pasar tradisional. Meskipun ada toleransi yakni penutupan pasar tradisional hanya berlaku satu hari yakni Sabtu besok, namun pekan berikutnya menyesuaikan ketentuan yakni tutup Sabtu dan Minggu, tetap saja membuat sebagain masyarakat panik. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top