Metro

Perumahan Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Siapkan Tiga Rumah Isolasi Covid 19

Teks foto: Muspika Balikpapan Utara saat meninjau rumah isolasi di lingkungan RT 24 dan RT 25 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara yang mencakup perumahan Pesona Bukit Batuah dan perumahan Taman Sari, Minggu (14/2/2021) (foto:kotaku.co.id/ist).

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro selama 14 hari terhitung 13-27 Februari 2021, yang terfokus pada Satgas Covid 19 tingkat RT. Salah satu tugas di antaranya menyediakan rumah isolasi mandiri bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid 19 di lingkungan RT. Itu juga yang dilakukan Satgas Covid 19 di lingkungan RT 24 dan RT 25 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara yang mencakup perumahan Pesona Bukit Batuah dan perumahan Taman Sari.

“Kami melaksanakan petunjuk dari PPKM skala mikro adanya posko satgas Covid 19 tingkat RT, kemudian juga diminta ruang isolasi masing-masing gugus tugas RT. Namun wilayah RT kan berbeda-beda ada prasarana yang mendukung,” jelas Camat Balikpapan Utara Fachrul Razji ditemui Kotaku.co.id usai peninjauan dari Muspika, Minggu (14/2/2021).

Fachrul mengatakan semua tergantung kenyamanan pasien yang terpapar Covid 19 yang akan melakukan isolasi mandiri. Pasalnya, saat kondisi nyaman tentunya dapat meningkatkan imun tubuh. “Kami siapkan fasilitasnya, terserah dari warga yang memilih di mana nyaman isolasi mandiri,” terangnya.

Lanjut Fachrul menyebutkan dari 365 RT di Balikpapan Utara sudah terbentuk satgas Covid 19 tingkat RT sejak tahun 2020, begitu juga telah menjalankan protokol kesehatan di lingkungan RT masing-masing.

Ketua RT 25 kelurahan graha Sidiq Nur Alam berkata jika warga dua perumahan ini banyak sekali dan juga banyak warga yang belum berdomisili RT 24 dan 25. “Tetapi mereka tetap menjadi tanggung jawab kami, karena mereka sudah tinggal di sini maka kami perhatikan. Kalau kami tidak perhatikan takutnya nanti yang melakukan isolasi mandiri tidak disiplin. Makanya yang terkonfirmasi positif cukup banyak di sini,” ungkapnya.

Adapun dari kedua perumahan ini telah menyiapkan tiga rumah isolasi untuk warga dua RT ini. Namun, rumah isolasi yang sudah siap pakai masih satu. Yang dua tengah disiapkan. “Kami akan menunggu arahan dari Puskesmas dan kelurahan,” terangnya.

Sidiq menjelaskan rumah isolasi ini digunakan bagi warga yang tidak enggan melakukan isolasi di Asrama Haji atau salah seorang warga dalam satu keluarga terkonfirmasi positif yang tidak memiliki tempat untuk melakukan isolasi, di luar dari warga yang isolasi berasal dari perusahaan.

Memang kasus Covid 19 dari dua perumahan ini setiap hari semakin meningkat, data dari Januari 2021 sampai sekarang 83 kasus. 18 orang dan pasien yang sudah sembuh sebanyak 64 orang dan satu orang meninggal dunia.

Sebelum adanya PPKM ini, di lingkungan perumahan ini sudah ada penerapan pengetatan dan imbauan kepada warga terkait protokol kesehatan. Sidiq yang mewakili satgas Covid 19 lainnya mengatakan ada perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) kepada satgas Covid 19 tingkat RT di antaranya disediakan cairan disinfektan, makanan dan minuman yang dikonsumsi satgas Covid 19 saat melakukan penjagaan dari pukul 21.00 Wita hingga pagi hari.

“Selama ini semua itu (makanan dan disinfektan, Red) kami peroleh dari hasil swadaya masyarakat sekitar maupun CSR. Namun kami tidak mungkin meminta masyarakat atau berharap dari CSR terus karena masyarakat juga kesusahan dampak dari Covid 19,” serunya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top